LIKE BONDAN F2B ?

Powered by Blogger.
Showing posts sorted by relevance for query buku. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query buku. Sort by date Show all posts

Buku Habibie & Ainun Difilmkan

Habibie (Foto: Trijaya)
Habibie (Foto: Trijaya)
JAKARTA - Buku Habibie & ainun merupakan salah satu buku best seller tahun 2011. Karena rekor penjualannya dalam tempo singkat, hanya dalam waktu tiga bulan terjual 50 ribu buku.

Buku yang ditulis oleh Bacharudin Jusuf Habibie ini dilakukan setelah istri terkasihnya, Ainun, wafat. Buku ini ditulis dengan gaya Habibie.

Awalnya, buku ini ditulis sebagai terapi Habibie untuk mengatasi rasa sedih ditinggal wafat istri terkasihnya. Ternyata, malah menjadi sebuah novel dokumenter yang luar biasa hasilnya.

Proses penulisan buku ini memakan waktu 2,5 bulan saja. Habibie menceritakan sejarah hidupnya bersama Ainun dari sejak pertemuannya pertama kali di Ranggamalela, Bandung, hingga wafatnya.

Buku Habibie & Ainun pun jadi “obat” kepada sepasang suami istri yang sudah diujung perceraian, namun setelah membaca buku ini pasangan muda ini mengurungkan niatnya untuk bercerai. Mereka terinspirasi Buku Habibie & Ainun yang menggambarkan tentang kekuatan Cinta yang suci, murni, abadi dan tak terpisahkan.

Begitu inspiratifnya dan melihat animo masyarakat yang besar, membuat Manooj Punjabi, produser film dari MD Entertainment ingin memfilmkan buku Habibie & Ainun.

Tahap pembicaraan dan diskusi panjang telah dilakukan oleh Manooj Punjabi dan Tim Kecil dari pihak Habibie. Mereka sepakat untuk memfilmkan “drama kehidupan” Habibie & Ainun dalam bingkai layar lebar berdasarkan buku.

Pihak MD Entertainment sedang mempersiapkan semuanya sejak September lalu. Mulai dari penulisan skenario, pemilihan sutradara, pemain sampai lokasi yang dipilih selama Habibie menempuh kuliah di Aachen, menikah di Bandung, kembali ke Jerman untuk bekerja di industri pesawat terbang di Hamburg dan mengabdi untuk negeri tercintanya Indonesia sampai menjadi orang nomor satu di republik ini.

Rencananya, syuting film Habibie & Ainun akan dilaksanakan Januari 2012 dengan mengambil lokasi di beberapa kota di Jerman. Dan target tayang perdana di bioskop pada 11 Agustus 2012 bertepatan dengan hari lahir Ibu Ainun Habibie.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap masyarakat yang telah membeli buku Habibie & Ainun, Gramedia Matraman mengadakan acara book signing pada Jumat, 23 Desember pukul 15.00–18.00 WIB. Momen itu juga sekaligus menandakan acara dirilisnya buku Habibie & Ainun dalam versi tiga bahasa yakni Inggris, Arab dan Jerman. (MizTia Respect)
(nsa)

sumber : http://celebrity.okezone.com/read/2011/12/27/206/547756/buku-habibie-ainun-difilmkan
Read More Comment (2)

Raditya Dika - buku dan film

Siapa Raditya Dika?
Dika Angkasaputra Moerwani | Raditya Dika lebih dulu dikenal sebagai penulis novel, pemain film dan stand up comedian. Raditya Dika menjadi pemain sekaligus penulis skenario di film Cinta Brontosaurus. Film ini merupakan adaptasi dari curhatan galau Raditya Dika yang dituangkan kedalam buku dan dibuat dalam versi layar lebar dengan judul Cinta Brontosaurus (komedi Cinta Brontosaurus: smart and funny). Namun berbeda dengan novel "Kambing Jantan" filmnya dibuat persis sama dengan isi bukunya, dalam film Cinta Brontosaurus berbeda/tidak mengangkat secara utuh isi cerita di dalalam buku. Ideologi inilah yang menjadikan film tersebut memilki keunikan tersendiri. Dalam film Cinta Brontosaurus yang terbit beberapa pekan lalu, Radith berperan menjadi diri sendiri dengan scene-scene khayalan dan flashback yang absurd (yang tidak lazim) :)

Visualisasi film yang digarapnya selalu menarik dan menghadirkan sensasi menonton yang berbeda.  tak jarang adegan-adegan fantastis disertakan dalam film tersebut. Dengan karakteristik tersebut membuat film CINTA BRONTOSAURUS menghasilkan pencapaian yang positif dengan nilai kreatf dan inofativ yang dibawakan dalam film indonesia

Raditya Dika - buku dan film MizTia Respect

Dika Angkasaputra Moerwani lahir di Jakarta, pada tanggal 28 Desember 1984. Dikenal sebagai seorang penulis asal Indonesia, Raditya Dika lebih tenar sebagai penulis buku-buku jenaka. Radith, seorang blogger yang menjadi seorang penulis buku dan skenario film. Radith selalu menulis diblog yang berada www.kambingjantan.com (sekarang udah ganti)

Dari tulisan-tulisan yang ada di blog tersebut akhirnya dibukukan dengan judul KAMBINGJANTAN: CATATAN HARIAN PELAJAR BODOH oleh Gagas Media. Dengan gaya penulisan yang lepas pakem dan apa adanya, buku pertama Radith, sukses menjadi best seller. -  by: wowkeren.com, kapanlagi.com.

Radith adalah mahasiswa ekstensi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, jurusan Politik Indonesia ini melanjutkan kesuksesan bukunya dengan meluncurkan beberapa buku lanjutan yang masih menjadi best seller.
  • Cinta Brontosaurus, 
  • Radikus Makankakus: Bukan Binatang Biasa, 
  • Babi Ngesot: Datang tak diundang pulang tak berkutang
  • Marmut Merah Jambu  
  • Manusia Setengah Salmon

Karya tulis Radith kemudian diakatnya ke layar lebar Di film komedi KAMBING JANTAN: THE MOVIE, Radith selain bertindak sebagai penulis skenario juga sebagai pemain utama. Film dengan genre komedi romantis ini rilis pada 5 Maret 2009.

Karya Tulis | Buku Raditya Dika
  • Novel Raditya Dika
Kambing Jantan: Sebuah Catatan Harian Pelajar Bodoh (Book 2)
Cinta Brontosaurus
Radikus Makankakus: Bukan Binatang Biasa
Babi Ngesot: Datang Tak Diundang Pulang Tak Berkutang
Marmut Merah Jambu
Manusia Setengah Salmon
poster film cinta brontosaurus

  • Komik Raditya Dika (bersama Dio Rudiman)
Komik Kambing Jantan
Komik Kambing Jantan 2
Kambingjantan: Sebuah Komik Pelajar Bodoh 

- Kambing Jantan: The Movie
- Cinta Brontosaurus :  Film ini akan menceritakan kehidupan cinta Dika dengan seorang gadis bernama Jessica. Sutradara : Fajar Nugros; Produser : Chand Parwez Servia, Fiaz Servia; Penulis Naskah : Raditya Dika; Pemain : Raditya Dika, Eriska Rein, Soleh Solihun, Pamela Bowie, Ronny P. Tjandra, Dewi Irawan, Meriam Bellina, Bucek Depp, Tyas Mirasih
- Cinta Dalam Kardus, tayang 13 Juni 2013.

Raditya Dika sebagai penulis skenario:
Maling Kutang
Cinta Brontosaurus
Cinta Dalam Kardus : versi layar lebar dari kisah kocak Miko di film serial komedi Malam Minggu Miko. Tentang kisah Miko dengan seorang gadis bernama Putri

Raditya Dika  juga menayangkan serial komedi populer berjudul Malam Minggu Miko. Radith juga seorang creativepreneur dalam internet Nyunyu Consulting.

Siapa Raditya Dika? selengkapnya di http://radityadika.com/siapa_sih_radit/.
Read More Comment (59)

Biography JK Rowling

MizTia Respect - Profil JK Rowling | Biografi dan Profil J.K. Rowling | Hollywood


  



Biography JK Rowling - MizTia RespectJoanne Kathleen Rowling

Nama Lengkap : Joanne Kathleen Rowling
Lahir : Chipping Sodbury, 31 Juli 1965
Profesi : Penulis Novel Harry Potter









Suami : Dr. Neil Murray (suami kedua)
Anak :
  • Jessica (dari suami pertama)
  • David Gordon Rowling Murray
  • Mackenzie Jean Rowling Murray
Pendidikan Terakhir : Lulusan Universitas Exeter
Karir :
  • Staf Pengajar Bahasa Inggris di Portugal (1990)
  • Penulis Novel Harry Potter Seri Ke 1-7 (Harry Potter dan Batu Bertuah, Harry Potter dan Kamar Rahasia, Harry Potter dan Tawanan Azkaban, Harry Potter dan Piala Api, Harry Potter dan Orde Phoenix, serta Harry Potter dan Pangeran Berdarah-Campuran)
Daftar Novelnya yang terkenal :
  • Harry Potter and the Philosopher's Stone (26 June 1997)
  • Harry Potter and the Chamber of Secrets (2 July 1998)
  • Harry Potter and the Prisoner of Azkaban (8 July 1999)
  • Harry Potter and the Goblet of Fire (8 July 2000)
  • Harry Potter and the Order of the Phoenix (21 June 2003)
  • Harry Potter and the Half-Blood Prince (16 July 2005)
  • Harry Potter and the Deathly Hallows (21 July 2007)



Biography JK Rowling - MizTia Respect

Personal
Joanne Kathleen Rowling atau J.K. Rowling dilahirkan pada tanggal 31 Juli 1965 di kota Chipping Sodbury, dekat Bristol, Inggris. Ia menjadi sorotan kesusasteraan internasional pada tahun 1999 saat tiga seri pertama novel remaja Harry Potter mengambil alih tiga tempat teratas dalam daftar "New York Times best-seller" setelah memperoleh peringkat yang sama di Britania Raya. Kemudian, saat seri ke-4, Harry Potter dan Piala Api diterbitkan pada bulan Juli tahun 2000, seri ini menjadi buku paling laris penjualannya dalam sejarah. J.K rowling menjadi penulis Novel paling terkenal dan menjadi wanita terkaya di inggris dengan novel terlaris sepanjang sejarah hasil karangannya, namun perjuangannya itu amat berat dan terjal karena mengalami berbagai kesulitan sebelum mencapai hasil yang maksimal


Sebagai seorang lulusan Universitas Exeter, Rowling pindah ke Portugal pada tahun 1990 untuk mengajar Bahasa Inggris. Di sana ia menikah dengan seorang wartawan Portugis. Anak perempuannya, Jessica dilahirkan pada tahun 1993. Setelah perkawinan pertamanya berakhir dengan perceraian, Sejak perceraian dengan suaminya, ia menjadi ibu tunggal yang harus menghidupi anak-anaknya dalam kondisi serba kekurangan. Rowling pindah ke Edinburgh bersama dengan anaknya. Rowling menghadapi masalah untuk menghidupi keluarganya. Semasa hidup dalam kesulitan, Rowling mulai menulis sebuah buku.

Ia merasa kemampuan menulisnya mungkin bisa menjadi jalan keluar untuk hidupnya yang sulit, tetapi ia tak mempunyai fasilitas yang memadai. Ia tidak memiliki komputer, dan hanya memiliki mesin tik tua. Ia juga tak mempunyai uang, bahkan hanya untuk membayar foto kopi. Maka ia terpaksa mengetik ulang naskah yang sama hingga beberapa kali agar bisa diserahkan ke beberapa penerbit. Ia mendapat ide tentang penulisan buku itu sewaktu dalam perjalanan menaiki kereta api dari Manchester ke London pada tahun 1990. Ia menyerahkan naskahnya ke beberapa penerbit, sebanyak 12 penerbit menolak naskah yang ia buat, Setelah beberapa kali ditolak, penerbit ke 13 lah yang menerima naskahnya dan mulai memasarkannya, akhirnya nasib dan takdir baik berpihak padanya, Rowling berhasil menjual buku Harry Potter dan Batu Bertuah untuk jumlah sebanyak $4000.

Menjelang musim panas pada tahun 2000, tiga buku pertama Harry Potter : Harry Potter dan Batu Bertuah, Harry Potter dan Kamar Rahasia, dan Harry Potter dan Tawanan Azkaban telah memperoleh keuntungan lebih kurang 480 juta dolar Amerika Serikat dalam masa tiga tahun dengan cetakan 35 juta naskah dalam 35 bahasa. Pada Juli 2000, Harry Potter dan Piala Api telah dicetak untuk pertama kalinya sebanyak 5,3 juta naskah dengan pesanan tambahan sebanyak 1,8 juta naskah. Buku kelimanya, Harry Potter dan Orde Phoenix telah mulai dipasarkan pada 21 Juni 2003, serentak di seluruh dunia setelah lebih kurang 3 tahun buku keempat diterbitkan. Buku keenam, Harry Potter dan Pangeran Berdarah-Campuran juga telah diluncurkan secara resmi pada 16 Juli 2005.

Harry Potter and the Sorcerer's Stone telah dibuat film yang mulai tayang pada 16 November 2001. Pada awal minggu pembukaannya di Amerika Serikat, telah memecahkan rekor dengan keuntungan sekitar 93,5 juta dolar Amerika Serikat (20 juta dolar lebih banyak dari pemegang rekor terdahulu yaitu film The Lost World : Jurassic Park (1999). Sekuel film seri ini, Harry Potter and the Chamber of Secrets, mulai ditayangkan pada 15 November 2002 dan menjadi film ketiga untuk pembukaan ujung minggu terbaik dalam sejarah pecah panggung. Film ketiga, Harry Potter and the Prisoner of Azkaban telah mulai ditayangkan pada 4 Juni 2004.
Penghujung Desember 2001, Rowling menikah dengan Dr. Neil Murray di Skotlandia. Anak kedua dan anak lelaki pertama mereka, David Gordon Rowling Murray, dilahirkan pada 24 Maret 2003, di Royal Infirmary, Edinburgh. Setelah mengumumkan buku keenam seri Harry Potter, Rowling melahirkan anak perempuan, Mackenzie Jean Rowling Murray pada 23 Januari 2005. Kini, J.K. Rowling telah mulai mengarang buku ketujuh, Harry Potter and the Deathly Hallows yang merupakan akhir dari seri Harry Potter.
Perempuan kelahiran 31 Juli 1965 itu, terhitung telah menulis tujuh novel Harry Poter. Buku kelimanya, Harry Potter and the Order of the Phoenix (2003), menyusul Harry Potter and the Half-Blood Prince (2005) dan Harry Potter and the Deathly Hallows (2007).


sumber :
http://id.wikipedia.org/wiki/J.K._Rowling
http://biografi.rumus.web.id/biografi-j-k-rowling/
http://kolom-biografi.blogspot.com/2009/02/biografi-jk-rowling.html
http://miztia-respect.blogspot.com/2013/03/biography-jk-rowling.html
Read More Comment (13)

Daftar Buku Kumpulan Tutorial Gaya Hijab

©MT - Kumpulan Buku Gaya Hijab .

Dunia fashion muslim Indonesia yang memang sedang berkembang. Banyaknya motivasi tiap muslimah untuk tetap bisa tampil apik berhijab baik dalam personal style masing-masing yang sesuai dengan kepribadian yang menghasilkan penampilan yang rapi dan enak dipandang. Motivasi dalam berhijab dapat di temukan di dalam buku maupun dengan tutorial hijab .

Berikut Daftar Buku Kumpulan Tutorial Style Hijab dan Busana Muslim Modern

  • Buku Express Your Style With Hijab Buku ini bisa didapatkan dengan harga Rp 60.000,-
  • Hijab Street Style, [nah ini salah satu buku hijab yang MizTia dapatkan dengan  gratis] :D
  • Beauty Hijab
  • Hijab in Style
  • Optimize Hijab Style
  • 101 Mix & Match Hijab Look
  • Urban Turban 
  • Pengantin Muslimah: Inspirasi Nusantara Modifikasi 
  • Hijab Antem (Antitembem)
  • 99 Hijab Stories
  • Berhijab dengan Pashmina
  • Hijab Tanpa Inner
  • Me N My Hijab Syar'i Style  
  • Wedding Hijab - Gaya Kerudung Pengantin Muslimah 
  • Express Your Style with Hijab! 
  • Chic Simple Hijab Series : Simple Hijab for Office Wear  
  • Beauty Hijab untuk si Pipi Chubby dengan Kerudung Segi Empat  
  • Chic Simple Hijab Series: Simple Hijab for Office Wear
  • dan lain-lain.

Daftar Buku Kumpulan Tutorial Gaya Hijab, Gaya Berjilbab Modern - MizTia Respect
style hijab modern

Itulah daftar buku yang menghadirkan aneka scarf, dress, rok, outwear, dan lain-lain yang dapat modern dan up to date. Dan berbagai inspirasinya gaya hijab untuk pergi ke pesta pernikahan, gaya hijab untuk ke kantor, dan berbagai acara lain.

semoga saja daftar buku hijab tersebut dapat menghadirkan busana-busana muslim yang modern namun tetap syar'i.
Read More Comment (24)

Bondan Prakoso Ikut Proyek Kolaborasi Buku


MUSIK telah menjadi wadah orang untuk menghasilkan karya lagi, salah satunya dengan buku. Acara launching buku Hidup Berawal Dari Mimpi yang diselenggarakan di Gramedia Matraman, Jakarta Jumat (16/12) malam kemarin menjadi bukti bahwa penikmat sastra juga seorang penikmat musik dimana fiksi musikal sebagai cara lain dalam menyajikan sebuah cerita. Hidup Berawal Dari Mimpi merupakan buku best-seller yang sudah memasuki cetakan keempat bahkan sebelum buku tersebut dilaunchingkan. Kolaborasi sang penulis Fahd Djibran dengan Bondan Prakoso & Fade2Black ternyata menjadi inspirasi bagi pembaca terutama kalangan muda. Buku ini diangkat dari lagu-lagu yang terdapat di 3 album grup Bondan Prakoso & Fade2Black antara lain Respect (2005), Unity (2007), dan For All (2010).
 “Mudah-mudahan yang beli buku ini, mendapatkan sesuatu dari sini”, ujar Bondan Prakoso saat press conference Jum’at kemarin.




Buku Hidup Berawal Dari Mimpi dapat dibeli di toko buku seluruh Indonesia. Kurniaesa Publishing juga menyediakannya secara online sejak akhir Oktober 2011 lalu. Tidak ada yang lebih mudah lagi kecuali membaca, buku ini perwakilan suara anak muda yang tak ingin patah semangat mengejar cita-cita.

source : http://traxmagz.com/index.php?trax=bW9kPWNvbnRlbnQmY2F0PXZpZXcmaWQ9NDI3 .
Read More Comment (1)

Bondan Prakoso : Mengkritik Hidup yang Tak Sempurna

Mengkritik Hidup yang Tak Sempurna

Penyanyi Bondan Prakoso
Tak Sempurna. Itulah kalimat yang ia yakini masih menjadi gambaran kehidupan manusia.

Masih ingat dengan pelantun lagu Si Lumba-lumba? Bondan Prakoso yang memulai karier sebagai penyanyi cilik kini sudah dewasa. Bukan hanya sekadar dewasa lewat fisik saja, ia pun benar-benar dewasa dalam memandang kehidupan, masa depan, dan harapan.

Kedewasaan cara pandang Bondan akan kehidupan dan masa depan, ternyata berujung pada satu kalimat. Tak Sempurna. Itulah kalimat yang ia yakini masih menjadi gambaran kehidupan manusia. Tak sempurna dalam arti,banyak orang khususnya generasi muda yang belum menemukan kedamaian hidup. Hal itu dibuktikan dari masih adanya aksi tawuran yang terjadi di antara para pelajar.

Pelajar, yang notabene mengenyam bangku pendidikan justru terkadang tidak menjadi panutan yang baik. Pendidikan moral dan sosial yang para pelajar terima selama enam hari dalam satu minggu, masih tetap membuat hidup mereka tidak sempurna. Tawuran seperti menjadi kebiasaan yang turun-temurun dijaga keberadaannya.

“Saya heran dengan pelajar-pelajar sekarang. Bahkan saking herannya, saya dan teman-teman di Fade 2 Black memutuskan untuk membuat sebuah buku. Judul yang kami pilih adalah Tak Sempurna. Buku yang dikemas dalam bentuk novel ini bercerita jujur tentang kondisi pendidikan dan generasi muda bangsa kita,” ujar Bondan, belum lama ini.

Kehadiran buku Tak Sempurna, menjadi karya kedua bagi Bondan. Sebelumnya ia bersama dengan Fade 2 Black meluncurkan buku berjudul Hidup Berawal dari Mimpi. Berbeda dengan buku pertama, pada buku Tak Sempurna, Bondan bersama Fade 2 Black lebih berani lagi membongkar kebobrokan dalam hidup.

Di bukunya, Bondan bercerita tentang dunia pendidikan di suatu kota di Indonesia. Kota tersebut digambarkan seperti Gotham, yang dalam film Batman adalah sebuah kota dengan banyak aksi kejahatan.

Masih terjaganya tawuran di kota ini, menurut Bondan, juga mendapat pengaruh dari lingkungan keluarga. Bondan percaya, seorang anak yang dibesarkan dalam keluarga penuh kasih sayang pasti tidak pernah terpikir akan tawuran. Sebaliknya jika seorang anak besar dalam lingkungan yang tidak harmonis, hasilnya adalah anak-anak dengan pribadi yang suka kekerasan.

Khusus untuk bukunya ini, Bondan juga melakukan riset. Ia melihat fakta betapa banyaknya pelajar yang meninggal karena tawuran. Fakta betapa banyaknya siswi terpelajar yang aborsi dan hamil. Fakta bahwa betapa banyaknya pelajar yang terjerumus narkoba. Fakta betapa banyaknya pelajar yang melakukan tindak pemerkosaan.

Buku yang penuh kritik pedas dan fakta menyakitkan ini, diharapkan Bondan bisa menjadi cambuk bagi dunia pendidikan. Bukan hanya kepada pemerintah dan para pendidik saja. Cerita Bondan dalam buku yang segera diluncurkan ini pun diharapkan bisa menyadarkan orangtua tentang betapa pentingnya kasih sayang dan keharmonisan dalam keluarga.

“Saya pernah muda, dan sampai sekarang pun masih merasa muda. Tetapi saya tidak mau menjadi generasi muda yang tak sempurna. Saya mau menjadi anak muda yang dewasa dan sempurna dalam memandang hidup serta kehidupan,” lontar musisi yang dulu sempat bernaung dalam band Funky Kopral ini.

Daur Ulang
Selain buku, kedewasaan Bondan juga tertuang dalam proyek barunya mendaur ulang lagu Si Lumba-lumba. Lagu masa kecil ciptaan sang ayah, Sisco Batara ini memang masih sangat melekat dalam diri Bondan. Bahkan beberapa kali dalam sebuah show off air, ada saja penonton yang meminta Bondan menyanyikan lagu Si Lumba-lumba.

Lagu masa kecil yang sangat melekat itu, akhirnya membuat Bondan tertantang untuk daur ulang. Rencananya, bersama dengan Fade 2 Black, ia mendaur ulang lagu Si Lumba-lumba. Lagu masa kecil itu akan diubah sesuai karakter Bondan yang sudah dewasa. Bisa jadi lagu Si Lumba-lumba menjadi bergaya rap, RnB, atau rock.

“Kalau dulu ayah yang terlibat penuh dalam lagu Si Lumba-lumba. Sekarang giliran saya dan teman-teman yang berkreasi. Semoga saja, lagu daur ulang tersebut bisa lebih baik lagi hasilnya. Ya, paling tidak saya bisa menyamai sukses ayah sebagai penggagas lagu masa kecil itu,” harap Bondan.



sumber : http://www.beritasatu.com/figur/94925-mengkritik-hidup-yang-tak-sempurna.html .
Read More Comment (14)

Review Buku Hidup Berawal Dari Mimpi

Judul Buku : Hidup Berawal Dari Mimpi
Penulis : Fahd Djibran feat Bondan Prakoso & Fade2Black
Penerbit : http://www.facebook.com/kurniaesa
Halaman : 231 halaman
ISBN : 978-602-993491-5
Tahun Terbit : 2011
Harga : Rp. 39.000,-



Tinggalkanlah gengsi, hidup berawal dari mimpi
Gantungkan yang tinggi, agar semua terjadi
Rasakan semua, peduli itu ironi tragedi
Senang bahagia, hingga kelak kau mati


“Gue berasal dari keluarga sederhana, Fahd. Working class.” kata Bondan, “Gue berproses sejak lama. Gue berjuang dari kecil untuk bisa punya tempat di industri ini. Sumpah, ini semua nggak gampang… tapi kerja keras emang selalu menunjukkan hasilnya. Bareng Fade2Black, nggak kerasa udah 5 tahun sejak 2005. Awalnya kita cuma dianggap band biasa yang kadang dipandang sebelah mata—malah disepelekan. Kita baru bener-bener ngerasain semuanya ‘meledak’ di tahun 2010, di album ketiga. Meskipun di dua album sebelumnya kita juga pernah dapet beberapa penghargaan, nggak bisa dipungkiri lagu Ya Sudahlah jadi momentum penting yang mengubah banyak hal.” cerita Bondan.

“Ya, impian dan kerja keras emang selalu keren! Kalian udah membuktikan semuanya.” kataku, “Bukan cuma musik yang bagus, lirik yang bagus, karya yang bagus, kesuksesan juga soal bagaimana seseorang menjalani dan menjalankan semuanya, kan?”

“Bener banget!” kata Tito, “Kalo boleh digambarkan, perjalanan kita bisa diwakili sama tiga lagu: Hidup Berawal dari Mimpi di album Respect, Waktu di album Unity, sama Ya Sudahlah di album For All. Kita memulai semua ini dari impian, kemudian kita memperjuangkan dan mempertaruhkan impian itu bersama waktu yang terus berjalan… terakhir, saat kerja keras sudah dilakukan, kita hanya ‘menunggu’, tawakal dengan rasa percaya dan cinta, Ya Sudahlah!

“Ya, Hidup Berawal dari Mimpi!” kata Bondan sambil tersenyum. Eza mengangguk-angguk setuju.

Lalu Tito tersenyum. Arie tersenyum. Aku tersenyum. Semua tersenyum. Entah bagaimana caranya, senyum dan semangat selalu menular!



=============

Di Balik Layar #HBDM

Tak sedikit orang yang jatuh cinta pada pendengaran pertama ketika mendengarkan lagu-lagu Bondan Prakoso & Fade2Black, saya salah satunya. Tak cukup sampai di situ, saya bukan hanya kecanduan musiknya, saya juga terpukau mendapati lirik-lirik yang kuat dan hebat dari mereka.

Sejak awal, saya tahu, Bondan Prakoso & Fade2Black bukan grup musik biasa yang sekadar “bermusik”, mereka lebih dari itu: musik dan lirik mereka berangkat dari konsep yang kuat, pemahaman yang hebat, serta pilihan ekspresi kreativitas yang tepat. Kemudian saya terpikir untuk mengajak mereka bekerjasama dalam sebuah project literasi. Karya mereka harus “diperluas” daya jangkaunya, bukan hanya bagi pendengar musik tetapi juga bagi pembaca sastra. Saya yakin musik dan lirik mereka harus dinikmati siapa saja dalam “jangkauan” yang lebih luas lagi; Musik dan lirik mereka hebat, tak diragukan lagi.

Ketika saya menawarkan project penulisan “fiksi-musikal” pada Bondan Prakoso & Fade2Black, tak disangka mereka begitu antusias menyepakatinya. “Musisi bukan sekadar penghibur,” demikian kami bersepakat, “Musik adalah karya intelektual yang mewah. Ia tak hanya perlu diperdengarkan di tengah-tengah ingar-bingar penggung, suaranya harus menerobos ke ruang baca, kampus-kampus, perpustakaan, pusat-pusat peradaban.” Kami berjabat tangan, “Penikmat musik sangat penting membaca sastra, sama seperti penikmat sastra penting mengapresiasi musik. Musik dan sastra adalah dua cinta yang tak bisa diceraikan.

Demikianlah project ini pada akhirnya selesai, sebuah buku fiksi-musikal berjudul HIDUP BERAWAL DARI MIMPI. Buku ini merupakan fusi-sinergis antara cerita dan lagu. Bacalah kisah-kisah yang terangkum di dalamnya sambil mendengarkan lagu-lagu Bondan Prakoso & Fade2Black yang bersesuaian dengan setiap kisahnya, lalu rasakan sensasinya.

Apa itu fiksi-musikal? Dalam bahasa Inggris ia disebut musical fiction, sebuah genre dalam fiksi di mana musik menjadi bagian yang sangat penting, baik sabagai bahan utama maupun bagian cerita. Bentuk “fiksi-musikal” ini merupakan cara lain dalam menyajikan sebuah cerita sekaligus sebuah lagu/musik. Fiksi (cerita) dan lagu (musik) menjadi dua karya yang saling mengisi dan menguatkan satu sama lain dalam sebuah bentuk baru yang “meluaskan” ruang apresiasinya. Dalam fiksi-musikal cerita bisa menjadi dirinya sendiri, lagu juga menjadi dirinya sendiri, namun ketika keduanya dipertemukan dalam sebuah “persimpangan kreatif”, mereka bersalin rupa menjadi hibrida yang lain: Sebentuk cerita melodis dengan musik yang naratif.

Anthony DeCurtis, seorang jurnalis Rolling Stone, memberikan penjelasan seksi tentang musical fiction sebagai hubungan tarik-menarik antara musik dan kata-kata tertulis, the edgy relationship between music and the written words. Hal paling penting yang ingin dicapai dalam karya kolaboratif semacam ini adalah “pengalaman-musikal dalam membaca” serta “sensasi imajinatif” saat mendengarkan sebuah lagu”. (Sawyers, June Skinner (Ed.). 2005. The Best in Rock Fiction. Milwaukee: Hal Leonard, p. xii-xiv)

Baiklah, tak usah pusing-pusing mendefinisikan dan memahami apa itu fiksi-musikal. Inilah karya fiksi-musikal hasil kolaborasi kami: HIDUP BERAWAL DARI MIMPI. Temukan keunikannya, temukan sensasinya, buktikan bahwa ini bukan sekadar karya biasa. Bacalah.

Terakhir, buku ini dipersembahkan bagi siapa saja: kamu, dia, kita, mereka. Terutama bagi mereka yang percaya pada prinsip respect, unity, dan for all. Sudah saatnya kita semua menjadi generasi yang bersatu untuk merayakan dan memaknai hidup dengan sikap saling menghormati dan mencintai, much love and respect. Lebih khusus, buku ini dipersembahkan bagi para Rezpector, generasi muda yang percaya bahwa perbedaan bukan halangan untuk merayakan perdamaian dan cinta!

Selamat membaca. Ajaklah sebanyak mungkin teman, sahabat, saudara untuk membaca dan menikmati #HBDM. :)


dari :
  • http://www.fahdisme.com/2011/07/judul-buku-hidup-berawal-dari-mimpi.html
  • http://www.goodreads.com/book/show/12233035-hidup-berawal-dari-mimpi


Dapatkan #HBDM Sekarang!

Buku ini akan beredar secara nasional di toko buku seluruh Indonesia mulai September 2011 (Setelah Idul Fitri). Tapi, sekarang kamu sudah bisa mendapatkannya sekarang dengan memesan secara online melalui:

Kurniaesa Publishing
Kirim e-mail pesanan kamu ke
kurniaesa.order@gmail.com

atau ke

Manajemen Bondan Prakoso & Fade2Black
Telpon (no miss call/sms) Abigets: 081808801555
e-mail: abigets@yahoo.com

Pemesanan dibuka mulai tanggal 1 Agustus 2011, pukul 01.01 WIB. Buku akan diantar ke alamat masing-masing jika seluruh prosedur pemesanan sudah dipenuhi. Harga. Rp. 39.000,- (di luar ongkos kirim). Dapatkan diskon khusus 20% bagi 200 pemesan pertama.

Buruan, sebelum kehabisan!

*Untuk mengikuti info dan event buku #HBDM, silakan follow: @kurniaesa, @BondanF2B. Ikuti juga pagehttp://www.facebook.com/kurniaesa, http://www.facebook.com/pages/Fahd-Djibran/104233776436 dan http://www.facebook.com/bondanf2b di Facebook.






Pemesanan Online Merchandise Bondan Prakoso dan Fade2Black yang lainnya, anda bisa juga menghubungi official Bondan Prakoso dan Fade2Black di beberapa sosial network berikut :


Merch. FACEBOOK : https://www.facebook.com/MarchandiseBF2B
Merch. TWITTER : https://twitter.com/merchbf2b
ID CARD via facebook :  https://www.facebook.com/notes/abigets-rock/prosedur-pembuatan-id-card-rezpector/10150820818798839
Read More Comment (1)

Biography B.J Habibie



Biography B.J Habibie - MizTia Respect

Baharuddin Jusuf Habibie

Nama Lengkap : Baharuddin Jusuf Habibie
Alias : Habibie | BJ Habibie
Agama : Islam
Tempat Lahir : Pare-Pare
Tanggal Lahir : Kamis, 25 Juni 1936
Hobby : Membaca
Warga Negara : Indonesia

 


Prof. DR (HC). Ing. Dr. Sc. Mult. Bacharuddin Jusuf Habibie atau dikenal sebagai BJ Habibie merupakan pria Pare-Pare (Sulawesi Selatan) kelahiran 25 Juni 1936. Habibie menjadi Presiden ke-3 Indonesia selama 1.4 tahun dan 2 bulan menjadi Wakil Presiden RI ke-7. Habibie merupakan keturunan antara orang Jawa (ibunya) dengan orang Makasar/Pare-Pare (ayahnya).
Dimasa kecil, Habibie telah menunjukkan kecerdasan dan semangat tinggi pada ilmu pengetahuan dan teknologi khususnya Fisika. Selama enam bulan, ia kuliah di Teknik Mesin Institut Teknologi Bandung (ITB), dan dilanjutkan ke Rhenisch Wesfalische Tehnische Hochscule – Jerman pada 1955. Dengan dibiayai oleh ibunya,  R.A. Tuti Marini Puspowardoyo, Habibie muda menghabiskan 10 tahun untuk menyelesaikan studi S-1 hingga S-3 di Aachen-Jerman.

Pak Habibie melanjutkan program doktoral setelah menikahi teman SMA-nya, Ibu Hasri Ainun Besari pada tahun 1962. Bersama dengan istrinya tinggal di Jerman, Habibie harus bekerja untuk membiayai biaya kuliah sekaligus biaya rumah tangganya. Habibie mendalami bidang Desain dan Konstruksi Pesawat Terbang. Tahun 1965, Habibie menyelesaikan studi S-3 nya dan mendapat gelar Doktor Ingenieur (Doktor Teknik) dengan  indeks prestasi summa cum laude.

Selama menjadi mahasiswa tingkat doktoral, BJ Habibie sudah mulai bekerja untuk menghidupi keluarganya dan biaya studinya. Setelah lulus, BJ Habibie bekerja di Messerschmitt-Bölkow-Blohm atau MBB Hamburg (1965-1969 sebagai Kepala Penelitian dan Pengembangan pada Analisis Struktrur Pesawat Terbang, dan kemudian menjabat Kepala Divisi Metode dan Teknologi pada industri pesawat terbang komersial dan militer di MBB (1969-1973).
Atas kinerja dan kebriliannya, 4 tahun kemudian, ia dipercaya sebagai Vice President sekaligus Direktur Teknologi di MBB periode 1973-1978 serta menjadi Penasihast Senior bidang teknologi untuk Dewan Direktur MBB (1978 ). Dialah menjadi satu-satunya orang Asia yang berhasil menduduki jabatan nomor dua di perusahaan pesawat terbang Jerman ini.

alam desain dan konstruksi pesawat terbang. Habibie menjadi “permata” di negeri Jerman dan iapun mendapat “kedudukan terhormat”, baik secara materi maupun intelektualitas oleh orang Jerman. Selama bekerja di MBB Jerman, Habibie menyumbang berbagai hasil penelitian dan sejumlah teori untuk ilmu pengetahuan dan teknologi dibidang Thermodinamika, Konstruksi dan Aerodinamika. Beberapa rumusan teorinya dikenal dalam dunia pesawat terbang seperti “Habibie Factor“, “Habibie Theorem” dan “Habibie Method“.

Pada tahun 1968, BJ Habibie telah mengundang sejumlah insinyur  untuk bekerja di industri pesawat terbang Jerman. Sekitar 40 insinyur Indonesia akhirnya dapat bekerja di MBB atas rekomendasi Pak Habibie.

Hal ini dilakukan untuk mempersiapkan skill dan pengalaman (SDM) insinyur Indonesia untuk suatu saat bisa kembali ke Indonesia dan membuat produk industri dirgantara (dan kemudian maritim dan darat). Dan ketika (Alm) Presiden Soeharto mengirim Ibnu Sutowo ke Jerman untuk menemui seraya membujuk Habibie pulang ke Indonesia, BJ Habibie langsung bersedia dan melepaskan jabatan, posisi dan prestise tinggi di Jerman.

Hal ini dilakukan BJ Habibie demi memberi sumbangsih ilmu dan teknologi pada bangsa ini. Pada 1974 di usia 38 tahun, BJ Habibie pulang ke tanah air.  Iapun diangkat menjadi penasihat pemerintah (langsung dibawah Presiden) di bidang teknologi pesawat terbang dan teknologi tinggi hingga tahun 1978. Meskipun demikian dari tahun 1974-1978, Habibie masih sering pulang pergi ke Jerman karena masih menjabat sebagai Vice Presiden dan Direktur Teknologi di MBB.

Habibie mulai benar-benar fokus setelah ia melepaskan jabatan tingginya di Perusahaan Pesawat Jerman MBB pada  1978. Dan sejak itu, dari tahun 1978 hingga 1997, ia diangkat menjadi Menteri Negara Riset dan Teknologi (Menristek) sekaligus merangkap sebagai Ketua Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT). Disamping itu Habibie juga diangkat sebagai Ketua Dewan Riset Nasional dan berbagai jabatan lainnya.

Habibie mewarisi kondisi kacau balau pasca pengunduran diri Soeharto akibat salah urus pada masa orde baru, sehingga menimbulkan maraknya kerusuhan dan disintegerasi hampir seluruh wilayah Indonesia. Segera setelah memperoleh kekuasaan Presiden Habibie segera membentuk sebuah kabinet.

Salah satu tugas pentingnya adalah kembali mendapatkan dukungan dari Dana Moneter Internasional dan komunitas negara-negara donor untuk program pemulihan ekonomi. Dia juga membebaskan para tahanan politik dan mengurangi kontrol pada kebebasan berpendapat dan kegiatan organisasi.
Pada era pemerintahannya yang singkat ia berhasil memberikan landasan kokoh bagi Indonesia, pada eranya dilahirkan UU Anti Monopoli atau UU Persaingan Sehat, perubahan UU Partai Politik dan yang paling penting adalah UU otonomi daerah.

Melalui penerapan UU otonomi daerah inilah gejolak disintergrasi yang diwarisi sejak era Orde Baru berhasil diredam dan akhirnya dituntaskan di era presiden Susilo Bambang Yudhoyono, tanpa adanya UU otonomi daerah bisa dipastikan Indonesia akan mengalami nasib sama seperti Uni Soviet dan Yugoslavia.
Setelah ia turun dari jabatannya sebagai presiden, ia lebih banyak tinggal di Jerman daripada di Indonesia. Tetapi ketika era kepresidenan Susilo Bambang Yudhoyono, ia kembali aktif sebagai penasehat presiden untuk mengawal proses demokratisasi di Indonesia lewat organisasi yang didirikannya Habibie Center.

Rasa cintanya yang besar pada mendiang istrinya, Ainun dia tuangkan dalam bentuk buku. Dia menulis buku yang berjudul Habibie & Ainun. Buku ini di buat untuk alm. istrinya. Buku tersebut berisikan mengenai kisah cinta sang Profesor dengan istrinya.

Buku tersebut setebal 323 halaman itu, menceritakan mulai dari awal pertemuan Habibie dan Ainun, sampai akhinya Ainun menghembuskan nafas terakhirnya karena komplikasi penyakit pada 22 Mei 2010. Habibie menghitung masa hidup bersama Ainun, sejak menikah pada 12 Mei 1962, selama 48 tahun 10 hari

PENDIDIKAN
  • S3: Rhenisch Wesfalische Tehnische Hochscule – Jerman
  • S2: Rhenisch Wesfalische Tehnische Hochscule – Jerman
  • S1: Teknik Mesin Institut Teknologi Bandung (ITB)
KARIR
  • Presiden RI ke-3
  • Wapres RI ke-7
  • Menteri Riset dan Teknologi ke-1
  • Vice President sekaligus Direktur Teknologi di MBB
  • Kepala Penelitian dan Pengembangan pada Analisis Struktrur Pesawat Terbang MBB
  • Kepala Divisi Metode dan Teknologi pada industri pesawat terbang komersial dan militer di MBB
PENGHARGAAN
  • Edward Warner Award dan Award von Karman
  • Ganesha Praja Manggala Bhakti Kencana dari Institut Teknologi Bandung


Biography B.J Habibie - MizTia Respect
Biography B.J Habibie - MizTia Respect
 









Presiden ketiga Republik Indonesia, Bacharuddin Jusuf Habibie dilahirkan di Pare-Pare, Sulawesi Selatan, pada tanggal 25 Juni 1936. Beliau merupakan anak keempat dari delapan bersaudara, pasangan Alwi Abdul Jalil Habibie dan RA. Tuti Marini Puspowardojo. Habibie yang menikah dengan Hasri Ainun Habibie pada tanggal 12 Mei 1962 ini dikaruniai dua orang putra yaitu Ilham Akbar dan Thareq Kemal. Masa kecil Habibie dilalui bersama saudara-saudaranya di Pare-Pare, Sulawesi Selatan. Sifat tegas berpegang pada prinsip telah ditunjukkan Habibie sejak kanak-kanak. Habibie yang punya kegemaran menunggang kuda dan membaca ini dikenal sangat cerdas ketika masih menduduki sekolah dasar, namun ia harus kehilangan bapaknya yang meninggal dunia pada 3 September 1950 karena terkena serangan jantung saat ia sedang shalat Isya.

Tak lama setelah ayahnya meninggal, Ibunya kemudian menjual rumah dan kendaraannya dan pindah ke Bandung bersama Habibie, sepeninggal ayahnya, ibunya membanting tulang membiayai kehidupan anak-anaknya terutama Habibie, karena kemauan untuk belajar Habibie kemudian menuntut ilmu di Gouvernments Middlebare School. Di SMA, beliau mulai tampak menonjol prestasinya, terutama dalam pelajaran-pelajaran eksakta. Habibie menjadi sosok favorit di sekolahnya.

Karena kecerdasannya, Setelah tamat SMA di bandung tahun 1954, beliau masuk di ITB (Institut Teknologi Bandung), Ia tidak sampai selesai disana karena beliau mendapatkan beasiswa dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan untuk melanjutkan kuliahnya di Jerman, karena mengingat pesan Bung Karno tentang pentingnya Dirgantara dan penerbangan bagi Indonesia maka ia memilih jurusan Teknik Penerbangan dengan spesialisasi Konstruksi pesawat terbang di  Rhein Westfalen Aachen Technische Hochschule (RWTH)Ketika sampai di Jerman, beliau sudah bertekad untuk sunguh-sungguh dirantau dan harus sukses, dengan mengingat jerih payah ibunya yang membiayai kuliah dan kehidupannya sehari-hari. Beberapa tahun kemudian, pada tahun 1955 di Aachean, 99% mahasiswa Indonesia yang belajar di sana diberikan beasiswa penuh. Hanya beliaulah yang memiliki paspor hijau atau swasta dari pada teman-temannya yang lain Musim liburan bukan liburan bagi beliau justru kesempatan emas yang harus diisi dengan ujian dan mencari uang untuk membeli buku. Sehabis masa libur, semua kegiatan disampingkan kecuali belajar. Berbeda dengan teman-temannya yang lain, mereka; lebih banyak menggunakan waktu liburan musim panas untuk bekerja, mencari pengalaman dan uang tanpa mengikuti ujian.

Beliau mendapat gelar Diploma Ing, dari Technische Hochschule, Jerman tahun 1960 dengan predikat Cumlaude (Sempurna) dengan nilai rata-rata 9,5, Dengan gelar insinyur, beliau mendaftar diri untuk bekerja di Firma Talbot, sebuah industri kereta api Jerman. Pada saat itu Firma Talbot membutuhkan sebuah wagon yang bervolume besar untuk mengangkut barang-barang yang ringan tapi volumenya besar. Talbot membutuhkan 1000 wagon. Mendapat persoalan seperti itu, Habibie mencoba mengaplikasikan cara-cara kontruksi membuat sayap pesawat terbang yang ia terapkan pada wagon dan akhirnya berhasil.

Setelah itu beliau kemudian melanjutkan studinya untuk gelar Doktor di Technische Hochschule Die Facultaet Fuer Maschinenwesen Aachean kemudian Habibie menikah pada tahun 1962 dengan Hasri Ainun Habibie yang kemudian diboyong ke Jerman, hidupnya makin keras, di pagi-pagi sekali Habibie terkadang harus berjalan kaki cepat ke tempat kerjanya yang jauh untuk menghemat kebutuhan hidupnya kemudian pulang pada malam hari dan belajar untuk kuliahnya, Istrinya Nyonya Hasri Ainun Habibie harus mengantri di tempat pencucian umum untuk mencuci baju untuk menhemat kebutuhan hidup keluarga. Pada tahun 1965 Habibie mendapatkan gelar Dr. Ingenieur dengan penilaian summa cumlaude (Sangat sempurna) dengan nilai rata-rata 10 dari Technische Hochschule Die Facultaet Fuer Maschinenwesen Aachean.

Rumus yang di temukan oleh Habibie dinamai "Faktor Habibie" karena bisa menghitung keretakan atau krack propagation on random sampai ke atom-atom pesawat terbang sehingga ia di juluki sebagai "Mr. Crack". Pada tahun 1967, menjadi Profesor kehormatan (Guru Besar) pada Institut Teknologi Bandung. dari tempat yang sama tahun 1965. Kejeniusan dan prestasi inilah yang mengantarkan Habibie diakui lembaga internasional di antaranya, Gesselschaft fuer Luft und Raumfahrt (Lembaga Penerbangan dan Angkasa Luar) Jerman, The Royal Aeronautical Society London (Inggris), The Royal Swedish Academy of Engineering Sciences (Swedia), The Academie Nationale de l'Air et de l'Espace (Prancis) dan The US Academy of Engineering (Amerika Serikat). Sementara itu penghargaan bergensi yang pernah diraih Habibie di antaranya, Edward Warner Award dan Award von Karman yang hampir setara dengan Hadiah Nobel. Di dalam negeri, Habibie mendapat penghargaan tertinggi dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Ganesha Praja Manggala Bhakti Kencana.

Biography B.J Habibie - MizTia Respect

Langkah-langkah Habibie banyak dikagumi, penuh kontroversi, banyak pengagum namun tak sedikit pula yang tak sependapat dengannya. Setiap kali, peraih penghargaan bergengsi Theodore van Karman Award, itu kembali dari “habitat”-nya Jerman, beliau selalu menjadi berita. Habibie hanya setahun kuliah di ITB Bandung, 10 tahun kuliah hingga meraih gelar doktor konstruksi pesawat terbang di Jerman dengan predikat Summa Cum laude. Lalu bekerja di industri pesawat terbang terkemuka MBB Gmbh Jerman, sebelum memenuhi panggilan Presiden Soeharto untuk kembali ke Indonesia.

Di Indonesia, Habibie 20 tahun menjabat Menteri Negara Ristek/Kepala BPPT, memimpin 10 perusahaan BUMN Industri Strategis, dipilih MPR menjadi Wakil Presiden RI, dan disumpah oleh Ketua Mahkamah Agung menjadi Presiden RI menggantikan Soeharto menjadi Presiden Republik Indonesia ke 3. Soeharto menyerahkan jabatan presiden itu kepada Habibie berdasarkan Pasal 8 UUD 1945. Sampai akhirnya Habibie dipaksa pula lengser akibat refrendum Timor Timur yang memilih merdeka. Pidato Pertanggungjawabannya ditolak MPR RI. Beliau pun kembali menjadi warga negara biasa, kembali pula hijrah bermukim ke Jerman.

Pada tanggal 22 Mei 2010, Hasri Ainun Habibie, istri BJ Habibie, meninggal di Rumah Sakit Ludwig Maximilians Universitat, Klinikum, Muenchen, Jerman. Ia meninggal pada hari Sabtu pukul 17.30 waktu setempat atau 22.30 WIB. Kepastian meninggalnya Hasri Ainun dari kepastian Ali Mochtar Ngabalin, mantan anggota DPR yang ditunjuk menjadi wakil keluarga BJ Habibie. Ini menjadi duka yang amat mendalam bagi Mantan Presiden Habibie dan Rakyat Indonesia yang merasa kehilangan. Bagi Habibie, Ainun adalah segalanya. Ainun adalah mata untuk melihat hidupnya. Bagi Ainun, Habibie adalah segalanya, pengisi kasih dalam hidupnya. Namun setiap kisah mempunyai akhir, setiap mimpi mempunyai batas.

Pada Awal desember 2012, sebuah film yang berjudul "Habibie dan Ainun" diluncurkan, film ini Mengangkat kisah nyata tentang romantisme kedua saat remaja hingga menjadi suami istri dan saat ajal memisahkan mereka. Film yang diambil dari buku terlaris karya BJ Habibie, Film ini di garap oleh dua sutradara yaitu Faozan Rizal dan Hanung Bramantyo, dengan pemeran Reza Rahardian sebagai Habibie dan Bunga Citra Lestari sebagai Ainun Habibie.


Biography B.J Habibie - MizTia Respect
Buku Habibie dan Ainun
Biography B.J Habibie - MizTia Respect
Film Habibie dan Ainun




.

Dik, anda tahu, saya ini lulus SMA tahun 1954!” beliau membuka pembicaraan dengan gayanya yang khas penuh semangat dan memanggil semua hadirin dengan kata “Dik” kemudian secara lancar beliau melanjutkan “Presiden Soekarno, Bapak Proklamator RI, orator paling unggul, itu sebenarnya memiliki visi yang luar biasa cemerlang! Ia adalah Penyambung Lidah Rakyat! Ia tahu persis sebagai Insinyur, Indonesia dengan geografis ribuan pulau, memerlukan penguasaan Teknologi yang berwawasan nasional yakni Teknologi

Maritim dan Teknologi Dirgantara. Kala itu, tak ada ITB dan tak ada UI. Para pelajar SMA unggulan berbondong-bondong disekolahkan oleh Presiden Soekarno ke luar negeri untuk menimba ilmu teknologi Maritim dan teknologi dirgantara. Saya adalah rombongan kedua diantara ratusan pelajar SMA yang secara khusus dikirim ke berbagai negara. Pendidikan kami di luar negeri itu bukan pendidikan kursus kilat tapi sekolah bertahun-tahun sambil bekerja praktek. Sejak awal saya hanya tertarik dengan ‘how to build commercial aircraft’ bagi Indonesia. Jadi sebenarnya Pak Soeharto, Presiden RI kedua hanya melanjutkan saja program itu, beliau juga bukan pencetus ide penerapan ‘teknologi’ berwawasan nasional di Indonesia. Lantas kita bangun perusahaan-perusahaan strategis, ada PT PAL dan salah satunya adalah IPTN.

Sekarang Dik, anda semua lihat sendiri, N250 itu bukan pesawat asal-asalan dibikin! Pesawat itu sudah terbang tanpa mengalami ‘Dutch Roll’ (istilah penerbangan untuk pesawat yang ‘oleng’) berlebihan, teknologi pesawat itu sangat canggih dan dipersiapkan untuk 30 tahun kedepan, diperlukan waktu 5 tahun untuk melengkapi desain awal, satu-satunya pesawat turboprop di dunia yang mempergunakan teknologi ‘Fly by Wire’ bahkan sampai hari ini. Rakyat dan negara kita ini membutuhkan itu! Pesawat itu sudah terbang 900 jam (saya lupa persisnya 900 atau 1900 jam) dan selangkah lagi masuk program sertifikasi FAA. IPTN membangun khusus pabrik pesawat N250 di Amerika dan Eropa untuk pasar negara-negara itu.Namun, orang Indonesia selalu saja gemar bersikap sinis dan mengejek diri sendiri ‘apa mungkin orang Indonesia bikin pesawat terbang?

Tiba-tiba, Presiden memutuskan agar IPTN ditutup dan begitu pula dengan industri strategis lainnya.

Dik tahu di dunia ini hanya 3 negara yang menutup industri strategisnya, satu Jerman karena trauma dengan Nazi, lalu Cina (?) dan Indonesia. Sekarang, semua tenaga ahli teknologi Indonesia terpaksa diusir dari negeri sendiri dan mereka bertebaran di berbagai negara, khususnya pabrik pesawat di Bazil, Canada, Amerika dan Eropa.

Hati siapa yang tidak sakit menyaksikan itu semua?

Saya bilang ke Presiden, kasih saya uang 500 juta Dollar dan N250 akan menjadi pesawat yang terhebat yang mengalahkan ATR, Bombardier, Dornier, Embraer dll dan kita tak perlu tergantung dengan negara manapun. Tapi keputusan telah diambil dan para karyawan IPTN yang berjumlah 16 ribu harus mengais rejeki di negeri orang dan gilanya lagi kita yang beli pesawat negara mereka!

Pak Habibie menghela nafas, Pak Habibie melanjutkan pembicaraannya....

Hal yang sama terjadi pada prototipe pesawat jet twin engines narrow body, itu saya tunjuk Ilham sebagai Kepala Proyek N2130. Ia bukan karena anak Habibie, tapi Ilham ini memang sekolah khusus mengenai manufakturing pesawat terbang, kalau saya sebenarnya hanya ahli dalam bidang metalurgi pesawat terbang. Kalau saja N2130 diteruskan, kita semua tak perlu tergantung dari Boeing dan Airbus untuk membangun jembatan udara di Indonesia.

Dik, dalam industri apapun kuncinya itu hanya satu QCD,
− Q itu Quality, Dik, anda harus buat segala sesuatunya berkualitas tinggi dan konsisten− C itu Cost, Dik, tekan harga serendah mungkin agar mampu bersaing dengan produsen sejenis− D itu Delivery, biasakan semua produksi dan outcome berkualitas tinggi dengan biaya paling efisien dan disampaikan tepat waktu!Itu saja!

Pak Habibie melanjutkan penjelasan tentang QCD sbb:
Kalau saya upamakan, Q itu nilainya 1, C nilainya juga 1 lantas D nilainya 1 pula, jika dijumlah maka menjadi 3. Tapi cara kerja QCD tidak begitu Dik, organisasi itu bekerja saling sinergi sehingga yang namanya QCD itu bisa menjadi 300 atau 3000 atau bahkan 30.000 sangat tergantung bagaimana anda semua mengerjakannya, bekerjanya harus pakai hati Dik”

Tiba-tiba, pak Habibie seperti merenung sejenak mengingat-ingat sesuatu...

Dik, saya ini memulai segala sesuatunya dari bawah, sampai saya ditunjuk menjadi Wakil Dirut perusahaan terkemuka di Jerman dan akhirnya menjadi Presiden RI, itu semua bukan kejadian tiba-tiba. Selama 48 tahun saya tidak pernah dipisahkan dengan Ainun, ibu Ainun istri saya. Ia ikuti kemana saja saya pergi dengan penuh kasih sayang dan rasa sabar. Dik, kalian barangkali sudah biasa hidup terpisah dengan istri, you pergi dinas dan istri di rumah, tapi tidak dengan saya. Gini ya, saya mau kasih informasi...... Saya ini baru tahu bahwa ibu Ainun mengidap kanker hanya 3 hari sebelumnya, tak pernah ada tanda-tanda dan tak pernah ada keluhan keluar dari ibu.

Pak Habibie menghela nafas panjang dan tampak sekali ia sangat emosional serta mengalami luka hati yang mendalam, seisi ruangan hening dan turut serta larut dalam emosi kepedihan pak Habibie, apalagi aku tanpa terasa air mata mulai menggenang.

Dengan suara bergetar dan setengah terisak pak Habibie melanjutkan...

Dik, kalian tau, 2 minggu setelah ditinggalkan ibu, suatu hari, saya pakai piyama tanpa alas kaki dan berjalan mondar-mandir di ruang keluarga sendirian sambil memanggil-manggil nama ibu... Ainun.... Ainun ........ Ainun ........saya mencari ibu di semua sudut rumah.

Para dokter yang melihat perkembangan saya sepeninggal ibu berpendapat ‘Habibie bisa mati dalam waktu 3 bulan jika terus begini...’ mereka bilang ‘Kita (para dokter) harus tolong Habibie.

Para Dokter dari Jerman dan Indonesia berkumpul lalu saya diberinya 3 pilihan;
1. Pertama, saya harus dirawat, diberi obat khusus sampai saya dapat mandiri meneruskan hidup. Artinya saya ini gila dan harus dirawat di Rumah Sakit Jiwa!
2. Opsi kedua, para dokter akan mengunjungi saya di rumah, saya harus berkonsultasi terus-menerus dengan mereka dan saya harus mengkonsumsi obat khusus. Sama saja, artinya saya sudah gila dan harus diawasi terus
3. Opsi ketiga, saya disuruh mereka untuk menuliskan apa saja mengenai Ainun, anggaplah saya bercerita dengan Ainun seolah ibu masih hidup.

Saya pilih opsi yang ketiga...

*(dari tayangan program di stasiun televisi 27 Januari 2012, P.Habibie bercerita, ternyata ada 4 opsi,bukan 3, dimana opsi yang belum tersebut di atas adalah, P.Habibie diminta bercerita tentang apa saja tentang bu Ainun kepada dokter, hampir sama dengan opsi 2)

Tiba-tiba, pak Habibie seperti teringat sesuatu (kita yang biasa mendengarkan beliau juga pasti maklum bahwa gaya bicara pak Habibie seperti meloncat kesana-kemari dan kadang terputus karena proses berpikir beliau sepertinya lebih cepat dibandingkan kecepatan berbicara dalam menyampaikan sesuatu).. ia melanjutkan pembicaraannya;

Dik, hari ini persis 600 hari saya ditinggal Ainun.......dan hari ini persis 597 hari Garuda Indonesia menjemput dan memulangkan ibu Ainun dari Jerman ke tanah air Indonesia.

Saya tidak mau menyampaikan ucapan terima kasih melalui surat..... saya menunggu hari baik, berminggu-minggu dan berbulan-bulan untuk mencari momen yang tepat guna menyampaikan isi hati saya. Hari ini didampingi anak saya Ilham dan keponakan saya, Adri maka saya, Habibie atas nama seluruh keluarga besar Habibie mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya, kalian, Garuda Indonesia telah mengirimkan sebuah Boeing B747-400 untuk menjemput kami di Jerman dan memulangkan ibu Ainun ke tanah air bahkan memakamkannya di Taman Makam Pahlawan. Sungguh suatu kehormatan besar bagi kami sekeluarga. Sekali lagi, saya mengucapkan terima kasih atas bantuan Garuda Indonesia.

Seluruh hadirin terhenyak dan saya tak kuasa lagi membendung air mata.......

Setelah jeda beberapa waktu, pak Habibie melanjutkan pembicaraannya;

Dik, sebegitu banyak ungkapan isi hati kepada Ainun, lalu beberapa kerabat menyarankan agar semua tulisan saya dibukukan saja, dan saya menyetujui...

Buku itu sebenarnya bercerita tentang jalinan kasih antara dua anak manusia. Tak ada unsur kesukuan, agama, atau ras tertentu. Isi buku ini sangat universal, dengan muatan budaya nasional Indonesia. Sekarang buku ini atas permintaan banyak orang telah diterjemahkan ke beberapa bahasa, antara lain Inggris, Arab, Jepang..... (saya lupa persisnya, namun pak Habibie menyebut 4 atau 5 bahasa asing).Sayangnya buku ini hanya dijual di satu toko buku (pak Habibie menyebut nama satu toko buku besar), sudah dicetak 75.000 eksemplar dan langsung habis. Banyak orang yang ingin membaca buku ini tapi tak tahu dimana belinya. Beberapa orang di daerah di luar kota besar di Indonesia juga mengeluhkan dimana bisa beli buku ini di kota mereka.

Dik, asal you tahu, semua uang hasil penjualan buku ini tak satu rupiahpun untuk memperkaya Habibie atau keluarga Habibie. Semua uang hasil penjualan buku ini dimasukkan ke rekening Yayasan yang dibentuk oleh Habibie dan ibu Ainun untuk menyantuni orang cacat, salah satunya adalah para penyandang tuna netra. Kasihan mereka ini sesungguhnya bisa bekerja dengan nyaman jika bisa melihat.

Saya berikan diskon 30% bagi pembeli buku yang jumlah besar bahkan saya tambahkan lagi diskon 10% bagi mereka karena saya tahu, mereka membeli banyak buku pasti untuk dijual kembali ke yang lain.

Sekali lagi, buku ini kisah kasih universal anak manusia dari sejak tidak punya apa-apa sampai menjadi Presiden Republik Indonesia dan Ibu Negara. Isinya sangat inspiratif.”

Sebagian Karya beliau dalam menghitung dan mendesain beberapa proyek pembuatan pesawat terbang :

* VTOL ( Vertical Take Off & Landing ) Pesawat Angkut DO-31.
* Pesawat Angkut Militer TRANSALL C-130.
* Hansa Jet 320 ( Pesawat Eksekutif ).
* Airbus A-300 ( untuk 300 penumpang )
* CN - 235
* N-250
* dan secara tidak langsung turut berpartisipasi dalam menghitung dan mendesain:
· Helikopter BO-105.
· Multi Role Combat Aircraft (MRCA).
· Beberapa proyek rudal dan satelit.

Sebagian Tanda Jasa/Kehormatannya :

* 1976 - 1998 Direktur Utama PT. Industri Pesawat Terbang Nusantara/ IPTN.
* 1978 - 1998 Menteri Negara Riset dan Teknologi Republik Indonesia.
* Ketua Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi / BPPT
* 1978 - 1998 Direktur Utama PT. PAL Indonesia (Persero).
* 1978 - 1998 Ketua Otorita Pengembangan Daerah Industri Pulau Batam/ Opdip Batam.
* 1980 - 1998 Ketua Tim Pengembangan Industri Pertahanan Keamanan (Keppres No. 40, 1980)
* 1983 - 1998 Direktur Utama, PT Pindad (Persero).
* 1988 - 1998 Wakil Ketua Dewan Pembina Industri Strategis.
* 1989 - 1998 Ketua Badan Pengelola Industri Strategis/ BPIS.
* 1990 - 1998 Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim se-lndonesia/lCMI.
* 1993 Koordinator Presidium Harian, Dewan Pembina Golkar.
* 10 Maret - 20 Mei 1998 Wakil Presiden Republik Indonesia
* 21 Mei 1998 - Oktober 1999 Presiden Republik Indonesia


sumber: 
http://kepustakaan-presiden.pnri.go.id
http://kolom-biografi.blogspot.com/2009/01/biografi-bj-habibie.html 
http://miztia-respect.blogspot.com/2013/03/biography-bj-habibie.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Bacharuddin_Jusuf_Habibie 
Read More Comment (35)
 
© Copyright 2012 MizTia Respect - All Rights Reserved | Template by Borneo Templates - Kreasi Iseng ♥ MizTia
Best Viewed in Chrome