LIKE BONDAN F2B ?

Powered by Blogger.
Showing posts sorted by relevance for query lagu. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query lagu. Sort by date Show all posts

Beberapa Lirik BF2B (wowkeren 39)

lirik lagu yang ada di Wowkeren.com :

  • Lirik lagu : 1234 (Feat. Fade2Black) http://www.wowkeren.com/lirik/bondan_prakoso/1234-feat-fade2black-.html
  • Lirik lagu : Bumi Ke Langit (Feat. Fade2Black) http://www.wowkeren.com/lirik/bondan_prakoso/bumi-ke-langit-feat-fade2black-.html
  • Lirik lagu : Bunga (Feat. Fade2Black) http://www.wowkeren.com/lirik/bondan_prakoso/bunga-feat-fade2black-.html
  • Lirik lagu : Cahaya Cinta Sejati (Feat. Fade2Black) http://www.wowkeren.com/lirik/bondan_prakoso/cahaya-cinta-sejati-feat-fade2black-.html
  • Lirik lagu : Feel's Like Home (Feat. Fade2Black) http://www.wowkeren.com/lirik/bondan_prakoso/feel-s-like-home-feat-fade2black-.html
  • Lirik lagu : For All (Feat. Fade2Black) http://www.wowkeren.com/lirik/bondan_prakoso/for-all-feat-fade2black-.html
  • Lirik lagu : Good Time (Feat. Fade2Black) http://www.wowkeren.com/lirik/bondan_prakoso/good-time-feat-fade2black-.html
  • Lirik lagu : Gusti Dewata Mulia Raya (Feat. Fade2Black) http://www.wowkeren.com/lirik/bondan_prakoso/gusti-dewata-mulia-raya-feat-fade2black-.html
  • Lirik lagu : Hamburger dan Martabak http://www.wowkeren.com/lirik/bondan_prakoso/hamburger-dan-martabak.html
  • Lirik lagu : Hidup Berawal Dari Mimpi (Feat. Fade2Black) http://www.wowkeren.com/lirik/bondan_prakoso/hidup-berawal-dari-mimpi-feat-fade2black-.html
  • Lirik lagu : It's All About Soul (Feat. Fade2Black) http://www.wowkeren.com/lirik/bondan_prakoso/it-s-all-about-soul-feat-fade2black-.html
  • Lirik lagu : Jazzy Tringual (Feat. Fade2Black) http://www.wowkeren.com/lirik/bondan_prakoso/jazzy-tringual-feat-fade2black-.html
  • Lirik lagu : Kau Puisi (Feat. Fade2Black) http://www.wowkeren.com/lirik/bondan_prakoso/kau-puisi-feat-fade2black-.html
  • Lirik lagu : Kita Slamanya (Feat. Fade2Black) http://www.wowkeren.com/lirik/bondan_prakoso/kita-slamanya-feat-fade2black-.html
  • Lirik lagu : Kroncong Protol (Feat. Fade2Black) http://www.wowkeren.com/lirik/bondan_prakoso/kroncong-protol-feat-fade2black-.html
  • Lirik lagu : Last But Not Least (Feat. Fade2Black) http://www.wowkeren.com/lirik/bondan_prakoso/last-but-not-least-feat-fade2black-.html
  • Lirik lagu : Microphone XXX (Feat. Fade2Black) http://www.wowkeren.com/lirik/bondan_prakoso/microphone-xxx-feat-fade2black-.html
  • Lirik lagu : Not With Me http://www.wowkeren.com/lirik/bondan_prakoso/not-with-me.html
  • http://www.wowkeren.com/lirik/bondan_prakoso/please-donk-ah-feat-fade2black-.html
  • Lirik lagu : Realistic (Feat. Fade2Black) http://www.wowkeren.com/lirik/bondan_prakoso/realistic-feat-fade2black-.html
  • Lirik lagu : Rezpector (Feat. Fade2Black) http://www.wowkeren.com/lirik/bondan_prakoso/rezpector-feat-fade2black-.html
  • Lirik lagu : Rock on the Beat (Feat. Fade2Black) http://www.wowkeren.com/lirik/bondan_prakoso/rock-on-the-beat-feat-fade2black-.html
  • Lirik lagu : Sang Juara (Feat. Fade2Black) http://www.wowkeren.com/lirik/bondan_prakoso/sang-juara-feat-fade2black-.html
  • Lirik lagu : Si Lumba-Lumba http://www.wowkeren.com/lirik/bondan_prakoso/si-lumba-lumba.html
  • Lirik lagu : Siapa (Feat. Fade2Black) http://www.wowkeren.com/lirik/bondan_prakoso/siapa-feat-fade2black-.html
  • Lirik lagu : Sok Tahu http://www.wowkeren.com/lirik/bondan_prakoso/sok-tahu.html
  • Lirik lagu : SOS (Feat. Fade2Black) http://www.wowkeren.com/lirik/bondan_prakoso/sos-feat-fade2black-.html
  • Lirik lagu : Stay on the Line (Feat. Fade2Black) http://www.wowkeren.com/lirik/bondan_prakoso/stay-on-the-line-feat-fade2black-.html
  • Lirik lagu : Tak Sempurna (Feat. Fade2Black) http://www.wowkeren.com/lirik/bondan_prakoso/tak-sempurna-feat-fade2black-.html
  • Lirik lagu : Tak Terkalahkan (Feat. Fade2Black) http://www.wowkeren.com/lirik/bondan_prakoso/tak-terkalahkan-feat-fade2black-.html
  • Lirik lagu : Terinjak Terhempas (Feat. Fade2Black) http://www.wowkeren.com/lirik/bondan_prakoso/terinjak-terhempas-feat-fade2black-.html
  • Lirik lagu : Tetap Semangat (Feat. Fade2Black) http://www.wowkeren.com/lirik/bondan_prakoso/tetap-semangat-feat-fade2black-.html
  • Lirik lagu : Tidurlah (Feat. Fade2Black) http://www.wowkeren.com/lirik/bondan_prakoso/tidurlah-feat-fade2black-.html
  • Lirik lagu : U'll Sorry (Feat. Fade2Black) http://www.wowkeren.com/lirik/bondan_prakoso/u-ll-sorry-feat-fade2black-.html
  • Lirik lagu : Unity (Feat. Fade2Black) http://www.wowkeren.com/lirik/bondan_prakoso/unity-feat-fade2black-.html
  • Lirik lagu : Waktu (Feat. Fade2Black) http://www.wowkeren.com/lirik/bondan_prakoso/waktu-feat-fade2black-.html
  • Lirik lagu : Wrong Way (Feat. Fade2Black) http://www.wowkeren.com/lirik/bondan_prakoso/wrong-way-feat-fade2black-.html
  • Lirik lagu : Xpresikan (Feat. Fade2Black) http://www.wowkeren.com/lirik/bondan_prakoso/xpresikan-feat-fade2black-.html
  • Lirik lagu : Ya Sudahlah (Feat. Fade2Black) http://www.wowkeren.com/lirik/bondan_prakoso/ya-sudahlah-feat-fade2black-.html
Read More Comment

Diskografi Bondan Prakoso and Fade Two Black

RESPECT (2005)


Rezpect..
Menjadikan hip-hop & rap sebagai tuan rumah di Indonesia
Setelah sukses kolaborasinya dengan Setiawan Djody dan Funky Kopral, Bondan Prakoso mencoba berkolaborasi dengan Fade 2 Black (baca; Fed Tu Blek). Sebuah group hip hop Independent berbakat dari Bogor yang beranggotakan Tito, Eza dan Ari. Konsep yang disodorkannya pun tak main-main. Bondan & Fade 2 Black membuat konsep musik yang didalamnya terdapat aliran musik jazz, hip-hop, rock, techno dan tentu saja musik funk yang diracik sedemikian dinamis dalam sebuah album mereka yang diberi judul RESPECT.

Bondan Prakoso & Fade 2 Black adalah sebuah kolaborasi antara lirik dan jiwa dari sebuah group Hip Hop anak muda Fade 2 Black, dengan musikalitas idealisme Bondan Prakoso. Liriknya kebanyakan mengangkat tentang kehidupan anak muda jaman sekarang yang gaul, sportif, kreatif, agresif, nakal dan sedikit chaos.

Keterlibatan multi talenta Bondan sebagai produser dalam album ini merupakan cara tersendiri untuk menuangkan semangat idealisme dalam berkarya. Dan album ini telah menunjukkan proses kedewasaan bermusiknya secara total. Bersama Fade 2 Black, Bondan berusaha meyakini bisa membawa Hip Hop dan Rap Indonesia menjadi tuan rumah di sini.

Di album ini Bondan mencoba untuk memproduseri, mulai dari materi musik, arransemen, programing dan looping semua dia kerjakan sendiri. Bahkan istimewanya lagi, Bondan ikut juga mengisi vokal selain memainkan hampir semua instrumen di album ini. What a talent he’s got!

Dalam proses pembuatan album yang berisikan dua belas lagu ini, melibatkan juga musisi Jazz berbakat dari indonesia yang telah Go Internasional seperti Rio ‘sidik dari’ Saharadja yang mengisi trompet dalam beberapa lagu di album ini, seperti; Its All about Soul! (bernuansa Funk/Soul), Jazzy Tringual (rap yang liriknya menggunakan 3 bahasa yaitu Inggris, Indonesia dan Belanda, salut untuk Fade 2 Black!) juga tak ketinggalan Please Dong Ah yang menceritakan pengalaman sial dari Ari, Eza dan Tito yang akan membuat kita tersenyum-senyum geli.

Sedangkan lagu Feels Like Home yang ditulis oleh Ari, Eza dan Tito menceritakan perjalanan suka duka mereka antara Bogor & Jakarta dalam pembuatan proses rekaman album kolaborasi ini. Selain lirik jenaka di Please Dong Ah, Bondan & Fade 2 Black pun pamer kejeniusannya merangkai kata yang berirama di Siapa @@@, Hidup Berawal Dari Mimpi dan 1234.

Siapa bilang rapper tak bisa romantis? Simak saja Bunga yang juga tampil sebagai single pertama album RESPECT ini. Dengan caranya sendiri, Bondan & Fade 2 Black berhasil merepresentasikan sisi romantisme mereka. Dibangun lewat petikan electric guitar yang minimalis dan beat drum yang bersinergi dengan dentuman bass, rhyme vokal yang gloomy namun catchy, cukup menawan dan mudah dimengerti.

Nikmati saja RESPECT dalam derapan rapalan yang agresif, khas anak muda, penuh memacu adrenalin hingga tensi yang tinggi namun tetap asyik untuk dinikmati. Sound yang powerful menghentak dalam musik yang bersemangat dan yakin akan langkah positif album RESPECT ini untuk jadi jawara tangga lagu Indonesia .

1. Respect
2. Please Dong Ahh (bersama Rio Sahardja)
3. Bunga
4. Feels Like Home
5. Hidup Berawal Dari Mimpi
6. Siapa
7. Realistic
8. It's All About Soul (bersama Rio Sahardja)
9. Stay On The Line
10. Jazzy Tringual (bersama Rio Sahardja)
11. 1234
12. Cahya Cinta Sejati


UNITY (2007)


U N I T Y..
Di tengah arus deras lagu pop yang begitu mendayu-dayu dan membuai hati, dimana semua band berlomba-lomba untuk membuat lagu yang tidak ngejlimet!, BONDAN PRAKOSO & FADE2BLACK malah melawan arus dengan mengeluarkan single yang nyeleneh dan sruntulan, single ini mereka beri judul "KRONCONG PROTOL"

Bondan Prakoso a.k.a Mr B dengan dukungan pasukan grup hip hop Fade2Black (baca: Fed Tu Blek), kembali berkolaborasi melalui garapan album teranyar bertitel UNITY. Dibandingkan album pertama mereka RESPECT, kolaborasi Bondan dengan Fade2Black yang beranggotakan Tito, Eza dan Ari ini semakin intens, dimana pembagian kerjanya jelas. Bondan bertindak multi peran sebagai vokal, musisi, dan produser, sedangkan Fade2Black sepenuhnya nge-rap. Meski demikian di beberapa lagu, kedua belah pihak saling kerja bareng dalam urusan lirik.

Dalam urusan tema, kali ini Bondan dan Fade2Black tak melulu membicarakan urusan keseharian, tapi bergerak ke wilayah yang lebih serius, tak tangung-tanggung yaitu urusan persatuan diantara perbedaan. Bondan Prakoso & Fade2Black sudah merasa sumpek dengan kondisi sosial saat ini, mereka berusaha mengajak lingkungan untuk peduli dengan persatuan, dengan menafikan perbedaan prinsip, sosial, budaya, atau apapun termasuk musik. Nggak heran judul albumnya pun UNITY, karena memang itulah tema sentral album ini secara keseluruhan.

Dari segi musikalitas, Bondan semakin memantapkan dirinya untuk eksis sebagai Produser musik yang mempunyai kelasnya tersendiri mengingat hampir semua instrument musik dia mainkan di album ini. Bondan yang bersama Fade2Black mendapat predikat BEST RAP INDONESIA MUSIC AWARD 2006 ini dengan piawai meracik musik rap dengan aneka campuran hip hop, rock, funk, techno, jazz, hingga keroncong. Tunggu dulu.. keroncong ? Tidak salah lagi ia memang membuat formula keroncong dengan cita rasa anak muda sekarang, jadilah Keroncong Protol alias musik keroncong yang protol / patah / tidak lengkap. Tanpa ragu elemen cuku lele yang dimainkan oleh keluarga Bondan yang asli pemain keroncong, dikawinkan dengan suling sunda dan rapalan rap yang isinya agak sarkastis. Dan tanpa diduga-duga dengan luwesnya Bondan pun mengisi suara sinden.

“Man, ternyata Kroncong Protol itu banyak disukai meski pada awalnya orang terkaget-kaget. Saat manggung sambutan penonton juga bagus atas lagu ini. So terbukti dong musik tradisional bisa nge-blend dengan asyiknya dengan musik modern, “ jelas cowok yang pernah ber-jam session dengan Akira Jimbo (drummer legendaris Cassiopea) ini bersemangat.


Total 13 lagu di album ini merupakan karya Bondan yang jujur, lugas, Cross Over dan multi genre. Ada kalanya diteriakkan rock anthem dasyat bertajuk Unity, dimana formula rock dan funk disatukan, ditingkahi geberan betotan bass Funk khas Bondan.

Untuk fansnya, didedikasikan sebuah lagu bertajuk Rezpector sebuah lagu yang berisikan gempuran rock funk yang bergemuruh ala mars (rezpector adalah sebutan untuk penggemar Bondan Prakoso & Fade2Black yang artinya orang-orang yang saling menghargai) ,. Sementara itu dalam Rock On The Beat, repetan human beatbox (suara beat, scratch yang keluar hanya dari mulut) yang dihasilkan oleh Tito dan secara kompak di sambut oleh para personil Fade2Black lainnya terasa dinamis saat jamming dengan betotan bass. Terinspirasi oleh James Brown, Bondan mencetuskan nomor bertajuk Wrong Way, yang khas dengan dentuman beat khas rock funk, dimana di bagian reffrainnya sarat dengan kocokan dynamic rock. Sesekali bebunyian sampling meningkahi musiknya.

Nuansa reggae ternyata tak alpa menggayuti satu nomor di album ini. Dalam lagu Xpresikan, elemen reggae terasa kental pada awal lagu, selanjutnya ditengah lagu dimunculkan beat jungle seperti drum & bass. Liriknya adalah ajakan untuk bertindak sesuai kata hati tentunya untuk hal yang positif

Lelah dengan beat yang menghentak, saatnya bersantai dengan nomor-nomor ballad. Seperti Kau Puisi, komposisi bak big band, dengan hadirnya instrumen oboe, hingga triangle. Liriknya jelas sangat puitis.

R.I.P (Rhyme In Peace), lagu yang khusus didedikasikan buat beatmaker Fade2Black yang telah berpulang ke pangkuanNya merupakan salah satu lagu yang sangat mendeskripsikan bagaimana arti sebuah persahabatan dan kekeluargaan. Masih dalam satu ambience, hadir U’ll Sorry, sebuah dance techno, yang mengantarkan telinga dalam alam futuristik dan mistis.

Bondan yang terinspirasi oleh Rocco (bassist Tower Of Power) dan Les-Claypool (bassist Primus Band) menjadikan instrumen bass sebagai bagian yang tak terpisahkan dari identitasnya dan dia memberikan personal touch dalam komposisi funk jazz bertajuk Microphone XXX dimana solo bassnya menggelora, dan erotis seperti syairnya.

Akhir kata, mendengarkan album Unity ini bak mendapat pencerahan dan secercah semangat yang dihasilkan oleh darah-darah muda yang berkarya tanpa berpretensi, apalagi menggurui.

1. Unity
2. Xpresikan
3. Kau Puisi
4. Kroncong Protol
5. Waktu
6. U'll Sorry
7. Rezpector
8. R.I.P. (Rhyme In Peace)
9. Gusti Dewata Mulia Raya
10. Wrong Way
11. Microphone XXX
12. Rock On The Beat
13. Last But Not Least


FOR ALL (2010)


For All..
Setelah mengeluarkan Album Respect (2005) dan Unity (2007), di tahun 2010 ini Bondan Prakoso & Fade2Black yang selanjutnya bisa disingkat dengan julukan B&F2B mengeluarkan Album ke 3 yang bertitel For All. Album ini berisikan 11 lagu. Dan di album ini kembali Bondan Prakoso bertindak sebagai produser, arranger, vocal, dan basis. Ia meracik musiknya dalam berbagai jenis aliran musik dengan syair syair berirama cepat alias rap. Bondan tentu saja masih didukung oleh pasukan Fade 2 Black, yang beranggotakan Tito A.K.A Titz, Ari A.K.A Santoz, dan Eza A.K.A Lezzano.
Perekaman Album FOR ALL ini dimulai kurang lebih pertengahan tahun 2009 dan selesai di bulan November. Lagu yang pertama direkam adalah "Tetap Semangat" , sebuah track berirama ska yang mempunyai kejutan reggae di tengah tengah lagu, sebagai pengobar semangat bagi siapa pun yang mendengarnya untuk tetap semangat dan berdansa ria. Asal tahu saja, lagu ini direkam di sebuah hotel diantara sela-sela tur mereka. Tak heran jika lagu ini memuat esensi pembawa semangat kepada mereka yang jauh dari sanak keluarga ketika sedang melakukan tur.
Bondan Prakoso yang merupakan salah satu musisi multi-genre dan cross over ini mulai beraksi kembali. Di album For All ini kita bisa menikmati lagu berjudul "Tidurlah".Lagu ini mengingatkan kita pada sentuhan musik The Everly Brothers di tahun 1960 atau awal 1970 yang mana menjadi inspirasi notasi pop lagu lagu dari jaman Bob Tutupoli, Rinto Harahap, hingga Nia Daniati dan Betaria Sonata. Di Lagu ini Bondan benar benar serius sekali dalam penggarapan dan perekamannya baik dari pemilihan sound drum, sound guitar, backing vocal dan aransemen lagu. Semua elemen itu benar benar di’ramu’ seperti pada jamannya.
Kedewasaan dan kolaborasi B&F2B di Album FOR ALL ini semakin Intens dan sudah melebur menjadi satu. Contohnya adalah Bondan memberikan keleluasaan kepada masing masing personil Fade 2 Black untuk mengeksplorasi lirik lagu. Bondan selaku produser dan arranger memberikan kesempatan kepada Tito, Ari dan Eza untuk menginterprestasikan lagu pilihannya sesuai dengan style mereka sendiri. Untuk Eza misalnya, Bondan membuat musik dengan sentuhan alternatif funk dengan judul lagu "Bumi Ke Langit". Sedangkan untuk Arie dengan musik berirama hip rock berjudul "Terinjak Terhempas". Adapun Tito dengan lagu "Not With Me" yang berwarna rock ballad.
"Good Time" memperlihatkan kedewasaan Bondan dalam bermain bass juga sekaligus mempertunjukan sebuah aransemen funk dengan nuansa musik soul yang mempunyai kelasnya tersendiri. Lebih seru lagi karena lagu ini diselingi dengan Human Beatbox (suara berbagai alat dan scratch yang di hasilkan oleh mulut) Tito dan sautan Rap Eza maupun Ari.
Yang istimewa, B&F2B melihat tidak adanya lagu yang cukup mewakili anak-anak SMU saat melakukan acara perpisahan lulusan sekolah atau yang kerennya disebut dengan istilah prom night. Maka dibuatlah lagu khusus berjudul "Kita Selamanya" sebagai tribute untuk acara itu. Sehingga diharapkan acara yang digelar lebih berkesan dan bermakna bagi para siswa yang lulus SMU tersebut yang notabene adalah para penggemar B&F2B.
Dalam lagu "Sang Juara" Bondan membuat aransemen musik yang diharapkan dapat menjadi anthem pengobar semangat di kancah olah raga. Disini ada elemen sound brass section yang membuat lagu ini terasa dramatik.
Usai mendengarkan rapalan rap yang bertubi tubi, saatnya mendengarkan "Not With Me", lagu ini adalah sebuah lagu ballad yang dinyanyikan oleh Tito Fade 2 Black. Disini dapat dibuktikan bahwa selain Tito mempunyai kemampuan nge-rap yang sangat cepat dan keahliannya memainkan Human BeatBox, ternyata Tito juga mempunyai suara yang merdu dan mempunyai karakter tersendiri. Bondan menggarap lagu ini dengan sentuhan rock ballad tahun 80-an ala Bryan Adams.
Oya apabila diperhatikan sampul album FOR ALL ini terdapat banyak foto-foto kecil yang ada disampul depan. Foto tersebut adalah foto dari semua Rezpector (sebutan para komunitas fans Bondan Prakoso & Fade 2 Black) maupun orang orang yang medukung selama ini. Bentuk penghargaan lain juga diwujudkan pada bagian dalam sampul album berupa deretan logo-logo kebanggaan dari masing-masing wilayah Rezpector yang tersebar diseluruh wilayah Indonesia.
"Ya Sudahlah" dipilih menjadi single jagoan di album For All. Alasannya adalah karena lagu ini mempunyai kekuatan di notasi dan syairnya, plus aksen berupa choir dari suara dewasa sampai anak anak yang begitu ramai nya, menambahkan nuansa tersendiri. Lagu ini menceritakan bahwa apabila harapan yang kita mimpikan belum terwujud tidak mesti membuat kita harus bersedih berkepanjangan,cause everythings gonna be Ok.

"Apapun yang terjadi ku kan slalu ada untukmu, jangan lah kau bersedih cause everythings gonna be OK"

1.Ya Sudahlah
2. Good Time
3. Tetap Semangat
4. Sang Juara
5. Bumi ke Langit
6. Not With Me
7. S.O.S
8. For All
9. Terinjak Terhempas
10. Kita Selamanya
11. Tidurlah

Terkait :





sumber : http://zhaqierezpect.blogspot.com/2011/04/diskografi-bondan-prakoso-fade2black.html
Read More Comment (1)

Wiro Sableng dan Narkoba bukan lagu ciptaan Bondan Prakoso & Fade2Black

Wiro Sableng dan Narkoba bukan lagu ciptaan Bondan Prakoso & Fade2Black

Wiro Sableng dan Narkoba bukan lagu ciptaan Bondan Prakoso & Fade2Blackbondanfade2black.com - Dengan banyaknya rumor yang beredar di dunia maya, baik komentar-komentar ataupun pertanyaan di jejaring sosial Bondan & Fade2Black seputar lagu berjudul "Narkoba" dan "Wiro Sableng" yang disebutkan bahwa lagu tersebut ciptaan mereka, memicu pergunjingan di kalangan Rezpector. Bahkan, issue ini pun tak kerap ditanyakan langsung oleh banyak Rezpector kepada setiap personil Bondan & Fade2Black disela-sela kumpul-kumpul kecil mereka di hampir setiap perjumpaan di kota-kota tempat mereka show.

Keberadaan lagu-lagu itu ditampik langsung oleh mereka. "Kita tidak pernah membuat atau menciptakan lagu yang berjudul Narkoba atau Wiro Sableng. Lagu tersebut bukan milik kita!" ujar Titz Gomez, rapper yang juga sekaligus admin jejaring sosial Facebook Bondan & Fade2Black.

Kedua lagu yang banyak beredar di internet tersebut diunggah oleh seseorang dengan menuliskan Bondan Prakoso & Fade2Black sebagai penciptanya.Lagu "Narkoba" yang berdurasi 5 menit 21 detik dan lagu "Wiro Sableng" 3 menit 7 detik itu marak diperbincangkan oleh banyak Rezpector yang ingin tahu dan bahkan meminta mereka membawakannya di setiap show.

Anggapan bahwa kedua lagu tersebut adalah miliki Bondan Prakoso Fade2Black masih menjadi pergunjingan. "Kita nggak tahu itu lagu siapa. Kita juga nggak pernah kepikiran untuk nyiptain lagu dengan tema kaya itu. Lagipula, kalau memang iya kita membuatnya, kita nggak bakal kasih judul seperti itu! bok yang lebih elegan dan pintar sesuai dengan karya-karya kita sebelumnya" tambah Lezano dengan tawa ringan.

Setelah mengkonfirmasi beberapa pihak, bondanfade2black.com mendapatkan info lanjutan mengenai fakta dibalik kedua lagu tersebut:

Judul: Wiro Sableng
Vocal: Harry O. G. featuring Eric M. C. W. A. X.
Cipt : Agus H. J. & J. J. Jonathan



Judul: Narkoba
Vocal: Kreepek (Rap Manado)
Cipt : Kreepek (Rap Manado)


Bagi yang ingin tahu diskografi lengkap album-album dan lagu-lagu Bondan Prakoso & Fade2Black bisa cek DISINI (Web resmi Bondan Prakoso dan Fade2Black) atau DISINI

 Wiro Sableng dan Narkoba bukan lagu ciptaan Bondan Prakoso & Fade2Black // 2012-06-14


sumber : http://www.bondanfade2black.com/main/index.php?page=news#!prettyPhoto
Read More Comment (4)

Review Buku Hidup Berawal Dari Mimpi

Judul Buku : Hidup Berawal Dari Mimpi
Penulis : Fahd Djibran feat Bondan Prakoso & Fade2Black
Penerbit : http://www.facebook.com/kurniaesa
Halaman : 231 halaman
ISBN : 978-602-993491-5
Tahun Terbit : 2011
Harga : Rp. 39.000,-



Tinggalkanlah gengsi, hidup berawal dari mimpi
Gantungkan yang tinggi, agar semua terjadi
Rasakan semua, peduli itu ironi tragedi
Senang bahagia, hingga kelak kau mati


“Gue berasal dari keluarga sederhana, Fahd. Working class.” kata Bondan, “Gue berproses sejak lama. Gue berjuang dari kecil untuk bisa punya tempat di industri ini. Sumpah, ini semua nggak gampang… tapi kerja keras emang selalu menunjukkan hasilnya. Bareng Fade2Black, nggak kerasa udah 5 tahun sejak 2005. Awalnya kita cuma dianggap band biasa yang kadang dipandang sebelah mata—malah disepelekan. Kita baru bener-bener ngerasain semuanya ‘meledak’ di tahun 2010, di album ketiga. Meskipun di dua album sebelumnya kita juga pernah dapet beberapa penghargaan, nggak bisa dipungkiri lagu Ya Sudahlah jadi momentum penting yang mengubah banyak hal.” cerita Bondan.

“Ya, impian dan kerja keras emang selalu keren! Kalian udah membuktikan semuanya.” kataku, “Bukan cuma musik yang bagus, lirik yang bagus, karya yang bagus, kesuksesan juga soal bagaimana seseorang menjalani dan menjalankan semuanya, kan?”

“Bener banget!” kata Tito, “Kalo boleh digambarkan, perjalanan kita bisa diwakili sama tiga lagu: Hidup Berawal dari Mimpi di album Respect, Waktu di album Unity, sama Ya Sudahlah di album For All. Kita memulai semua ini dari impian, kemudian kita memperjuangkan dan mempertaruhkan impian itu bersama waktu yang terus berjalan… terakhir, saat kerja keras sudah dilakukan, kita hanya ‘menunggu’, tawakal dengan rasa percaya dan cinta, Ya Sudahlah!”

“Ya, Hidup Berawal dari Mimpi!” kata Bondan sambil tersenyum. Eza mengangguk-angguk setuju.

Lalu Tito tersenyum. Arie tersenyum. Aku tersenyum. Semua tersenyum. Entah bagaimana caranya, senyum dan semangat selalu menular!



=============

Di Balik Layar #HBDM

Tak sedikit orang yang jatuh cinta pada pendengaran pertama ketika mendengarkan lagu-lagu Bondan Prakoso & Fade2Black, saya salah satunya. Tak cukup sampai di situ, saya bukan hanya kecanduan musiknya, saya juga terpukau mendapati lirik-lirik yang kuat dan hebat dari mereka.

Sejak awal, saya tahu, Bondan Prakoso & Fade2Black bukan grup musik biasa yang sekadar “bermusik”, mereka lebih dari itu: musik dan lirik mereka berangkat dari konsep yang kuat, pemahaman yang hebat, serta pilihan ekspresi kreativitas yang tepat. Kemudian saya terpikir untuk mengajak mereka bekerjasama dalam sebuah project literasi. Karya mereka harus “diperluas” daya jangkaunya, bukan hanya bagi pendengar musik tetapi juga bagi pembaca sastra. Saya yakin musik dan lirik mereka harus dinikmati siapa saja dalam “jangkauan” yang lebih luas lagi; Musik dan lirik mereka hebat, tak diragukan lagi.

Ketika saya menawarkan project penulisan “fiksi-musikal” pada Bondan Prakoso & Fade2Black, tak disangka mereka begitu antusias menyepakatinya. “Musisi bukan sekadar penghibur,” demikian kami bersepakat, “Musik adalah karya intelektual yang mewah. Ia tak hanya perlu diperdengarkan di tengah-tengah ingar-bingar penggung, suaranya harus menerobos ke ruang baca, kampus-kampus, perpustakaan, pusat-pusat peradaban.” Kami berjabat tangan, “Penikmat musik sangat penting membaca sastra, sama seperti penikmat sastra penting mengapresiasi musik. Musik dan sastra adalah dua cinta yang tak bisa diceraikan.”

Demikianlah project ini pada akhirnya selesai, sebuah buku fiksi-musikal berjudul HIDUP BERAWAL DARI MIMPI. Buku ini merupakan fusi-sinergis antara cerita dan lagu. Bacalah kisah-kisah yang terangkum di dalamnya sambil mendengarkan lagu-lagu Bondan Prakoso & Fade2Black yang bersesuaian dengan setiap kisahnya, lalu rasakan sensasinya.

Apa itu fiksi-musikal? Dalam bahasa Inggris ia disebut musical fiction, sebuah genre dalam fiksi di mana musik menjadi bagian yang sangat penting, baik sabagai bahan utama maupun bagian cerita. Bentuk “fiksi-musikal” ini merupakan cara lain dalam menyajikan sebuah cerita sekaligus sebuah lagu/musik. Fiksi (cerita) dan lagu (musik) menjadi dua karya yang saling mengisi dan menguatkan satu sama lain dalam sebuah bentuk baru yang “meluaskan” ruang apresiasinya. Dalam fiksi-musikal cerita bisa menjadi dirinya sendiri, lagu juga menjadi dirinya sendiri, namun ketika keduanya dipertemukan dalam sebuah “persimpangan kreatif”, mereka bersalin rupa menjadi hibrida yang lain: Sebentuk cerita melodis dengan musik yang naratif.

Anthony DeCurtis, seorang jurnalis Rolling Stone, memberikan penjelasan seksi tentang musical fiction sebagai hubungan tarik-menarik antara musik dan kata-kata tertulis, the edgy relationship between music and the written words. Hal paling penting yang ingin dicapai dalam karya kolaboratif semacam ini adalah “pengalaman-musikal dalam membaca” serta “sensasi imajinatif” saat mendengarkan sebuah lagu”. (Sawyers, June Skinner (Ed.). 2005. The Best in Rock Fiction. Milwaukee: Hal Leonard, p. xii-xiv)

Baiklah, tak usah pusing-pusing mendefinisikan dan memahami apa itu fiksi-musikal. Inilah karya fiksi-musikal hasil kolaborasi kami: HIDUP BERAWAL DARI MIMPI. Temukan keunikannya, temukan sensasinya, buktikan bahwa ini bukan sekadar karya biasa. Bacalah.

Terakhir, buku ini dipersembahkan bagi siapa saja: kamu, dia, kita, mereka. Terutama bagi mereka yang percaya pada prinsip respect, unity, dan for all. Sudah saatnya kita semua menjadi generasi yang bersatu untuk merayakan dan memaknai hidup dengan sikap saling menghormati dan mencintai, much love and respect. Lebih khusus, buku ini dipersembahkan bagi para Rezpector, generasi muda yang percaya bahwa perbedaan bukan halangan untuk merayakan perdamaian dan cinta!

Selamat membaca. Ajaklah sebanyak mungkin teman, sahabat, saudara untuk membaca dan menikmati #HBDM. :)


dari :
  • http://www.fahdisme.com/2011/07/judul-buku-hidup-berawal-dari-mimpi.html
  • http://www.goodreads.com/book/show/12233035-hidup-berawal-dari-mimpi


Dapatkan #HBDM Sekarang!

Buku ini akan beredar secara nasional di toko buku seluruh Indonesia mulai September 2011 (Setelah Idul Fitri). Tapi, sekarang kamu sudah bisa mendapatkannya sekarang dengan memesan secara online melalui:

Kurniaesa Publishing
Kirim e-mail pesanan kamu ke
kurniaesa.order@gmail.com

atau ke

Manajemen Bondan Prakoso & Fade2Black
Telpon (no miss call/sms) Abigets: 081808801555
e-mail: abigets@yahoo.com

Pemesanan dibuka mulai tanggal 1 Agustus 2011, pukul 01.01 WIB. Buku akan diantar ke alamat masing-masing jika seluruh prosedur pemesanan sudah dipenuhi. Harga. Rp. 39.000,- (di luar ongkos kirim). Dapatkan diskon khusus 20% bagi 200 pemesan pertama.

Buruan, sebelum kehabisan!

*Untuk mengikuti info dan event buku #HBDM, silakan follow: @kurniaesa, @BondanF2B. Ikuti juga pagehttp://www.facebook.com/kurniaesa, http://www.facebook.com/pages/Fahd-Djibran/104233776436 dan http://www.facebook.com/bondanf2b di Facebook.






Pemesanan Online Merchandise Bondan Prakoso dan Fade2Black yang lainnya, anda bisa juga menghubungi official Bondan Prakoso dan Fade2Black di beberapa sosial network berikut :


Merch. FACEBOOK : https://www.facebook.com/MarchandiseBF2B
Merch. TWITTER : https://twitter.com/merchbf2b
ID CARD via facebook :  https://www.facebook.com/notes/abigets-rock/prosedur-pembuatan-id-card-rezpector/10150820818798839
Read More Comment (1)

Bondan Prakoso : Mengkritik Hidup yang Tak Sempurna

Mengkritik Hidup yang Tak Sempurna

Penyanyi Bondan Prakoso
Tak Sempurna. Itulah kalimat yang ia yakini masih menjadi gambaran kehidupan manusia.

Masih ingat dengan pelantun lagu Si Lumba-lumba? Bondan Prakoso yang memulai karier sebagai penyanyi cilik kini sudah dewasa. Bukan hanya sekadar dewasa lewat fisik saja, ia pun benar-benar dewasa dalam memandang kehidupan, masa depan, dan harapan.

Kedewasaan cara pandang Bondan akan kehidupan dan masa depan, ternyata berujung pada satu kalimat. Tak Sempurna. Itulah kalimat yang ia yakini masih menjadi gambaran kehidupan manusia. Tak sempurna dalam arti,banyak orang khususnya generasi muda yang belum menemukan kedamaian hidup. Hal itu dibuktikan dari masih adanya aksi tawuran yang terjadi di antara para pelajar.

Pelajar, yang notabene mengenyam bangku pendidikan justru terkadang tidak menjadi panutan yang baik. Pendidikan moral dan sosial yang para pelajar terima selama enam hari dalam satu minggu, masih tetap membuat hidup mereka tidak sempurna. Tawuran seperti menjadi kebiasaan yang turun-temurun dijaga keberadaannya.

“Saya heran dengan pelajar-pelajar sekarang. Bahkan saking herannya, saya dan teman-teman di Fade 2 Black memutuskan untuk membuat sebuah buku. Judul yang kami pilih adalah Tak Sempurna. Buku yang dikemas dalam bentuk novel ini bercerita jujur tentang kondisi pendidikan dan generasi muda bangsa kita,” ujar Bondan, belum lama ini.

Kehadiran buku Tak Sempurna, menjadi karya kedua bagi Bondan. Sebelumnya ia bersama dengan Fade 2 Black meluncurkan buku berjudul Hidup Berawal dari Mimpi. Berbeda dengan buku pertama, pada buku Tak Sempurna, Bondan bersama Fade 2 Black lebih berani lagi membongkar kebobrokan dalam hidup.

Di bukunya, Bondan bercerita tentang dunia pendidikan di suatu kota di Indonesia. Kota tersebut digambarkan seperti Gotham, yang dalam film Batman adalah sebuah kota dengan banyak aksi kejahatan.

Masih terjaganya tawuran di kota ini, menurut Bondan, juga mendapat pengaruh dari lingkungan keluarga. Bondan percaya, seorang anak yang dibesarkan dalam keluarga penuh kasih sayang pasti tidak pernah terpikir akan tawuran. Sebaliknya jika seorang anak besar dalam lingkungan yang tidak harmonis, hasilnya adalah anak-anak dengan pribadi yang suka kekerasan.

Khusus untuk bukunya ini, Bondan juga melakukan riset. Ia melihat fakta betapa banyaknya pelajar yang meninggal karena tawuran. Fakta betapa banyaknya siswi terpelajar yang aborsi dan hamil. Fakta bahwa betapa banyaknya pelajar yang terjerumus narkoba. Fakta betapa banyaknya pelajar yang melakukan tindak pemerkosaan.

Buku yang penuh kritik pedas dan fakta menyakitkan ini, diharapkan Bondan bisa menjadi cambuk bagi dunia pendidikan. Bukan hanya kepada pemerintah dan para pendidik saja. Cerita Bondan dalam buku yang segera diluncurkan ini pun diharapkan bisa menyadarkan orangtua tentang betapa pentingnya kasih sayang dan keharmonisan dalam keluarga.

“Saya pernah muda, dan sampai sekarang pun masih merasa muda. Tetapi saya tidak mau menjadi generasi muda yang tak sempurna. Saya mau menjadi anak muda yang dewasa dan sempurna dalam memandang hidup serta kehidupan,” lontar musisi yang dulu sempat bernaung dalam band Funky Kopral ini.

Daur Ulang
Selain buku, kedewasaan Bondan juga tertuang dalam proyek barunya mendaur ulang lagu Si Lumba-lumba. Lagu masa kecil ciptaan sang ayah, Sisco Batara ini memang masih sangat melekat dalam diri Bondan. Bahkan beberapa kali dalam sebuah show off air, ada saja penonton yang meminta Bondan menyanyikan lagu Si Lumba-lumba.

Lagu masa kecil yang sangat melekat itu, akhirnya membuat Bondan tertantang untuk daur ulang. Rencananya, bersama dengan Fade 2 Black, ia mendaur ulang lagu Si Lumba-lumba. Lagu masa kecil itu akan diubah sesuai karakter Bondan yang sudah dewasa. Bisa jadi lagu Si Lumba-lumba menjadi bergaya rap, RnB, atau rock.

“Kalau dulu ayah yang terlibat penuh dalam lagu Si Lumba-lumba. Sekarang giliran saya dan teman-teman yang berkreasi. Semoga saja, lagu daur ulang tersebut bisa lebih baik lagi hasilnya. Ya, paling tidak saya bisa menyamai sukses ayah sebagai penggagas lagu masa kecil itu,” harap Bondan.



sumber : http://www.beritasatu.com/figur/94925-mengkritik-hidup-yang-tak-sempurna.html .
Read More Comment (14)

Album Bondan Prakoso and Fade2Black

Respect & Unity For All
Respect & Unity For All adalah album musik keempat karya Bondan Prakoso & Fade2Black. Album ini dirilis tahun 2012 yang berisi 10 buah lagu dengan hits single lagu pertama Tak Terkalahkan 

Untuk pembelian online silahkan klik DISINI

DAFTAR LAGU :
    Respect & Unity For All
  1. Respect & Unity For All
  2. Tak Terkalahkan
  3. Tak Sempurna
  4. Pelita Hidup
  5. Manusia Sejuta Perkara
  6. Cahaya Sejati
  7. Game Of Life
  8. It's Not A Goodbye
  9. Bring It
  10. Home





2010

For All

For All adalah album musik ketiga karya Bondan Prakoso & Fade 2 Black. Album ini dirilis tahun 2010 yang berisi 11 buah lagu dengan hits single lagu Ya Sudahlah. 

Untuk pembelian online silahkan klik DISINI

DAFTAR LAGU
    For All
  1. Ya Sudahlah
  2. Good Time
  3. Tetap Semangat
  4. Sang Juara
  5. Bumi ke Langit
  6. Not With Me
  7. S.O.S
  8. For All
  9. Terinjak Terhempas
  10. Kita Selamanya
  11. Tidurlah




2007

Unity

Unity adalah album musik kedua karya Bondan Prakoso & Fade 2 Black. Album ini dirilis tahun 2007 dengan hits singel lagu Kroncong Protol yang sarat akan musik tradisional dan modern yang bercampur baur. 

Untuk pembelian online silahkan klik DISINI

DAFTAR LAGU
    Unity
  1. Unity
  2. Xpresikan
  3. Kau Puisi
  4. Kroncong Protol
  5. Waktu
  6. U'll Sorry
  7. Rezpector
  8. R.I.P. (Rhyme In Peace)
  9. Gusti Dewata Mulia Raya
  10. Wrong Way
  11. Microphone XXX
  12. Rock On The Beat
  13. Last But Not Least








Read More Comment (8)

Asyik, Bondan Prakoso Bakal 'Recycle' Lagu Lumba Lumba

Asyik, Bondan Prakoso Bakal 'Recycle' Lagu Lumba Lumba
 Masih ingat dengan lagu Lumba Lumba yang sempat dinyanyikan Bondan Prakoso sewaktu kecil? Nah, bersama bandnya, Bondan & Fade2Black, ia berencana untuk kembali merilis lagu tersebut dengan aransemen baru.

Hal tersebut diungkapkan Bondan saat ditemui di Rolling Stone Cafe, Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (16/1/2013). Menurut Bondan, ia begitu antusias menyanyikan lagu yang melambungkan namanya sebagai penyanyi cilik.

"Gue ada rencana nyanyiin ulang dan membuat lebih dahsyat lagi aransemen lagu Lumba Lumba," tutur Bondan bersama rekan-rekannya di Fade2Black.

Bondan mengatakan, ia tak pernah lupa dengan lagu yang mempopulerkan namanya di dunia musik anak-anak itu.

"Biar bagaimanapun lagu itu sejarah banget buat gue. Sekarang setelah gue nge-band, pengen banget bawain lagu itu dengan versi lain," tandasnya senang. - MizTia Respect

Read More Comment (2)

Lagu Bondan & Fade2Black Terinspirasi Teroris


Senin, 10 September 2012 15:33 wib

Egie Gusman - Okezone
Bondan & Fade2Black (Foto: Maria Cicilia Galuh/okezone)
Bondan & Fade2Black (Foto: Maria Cicilia Galuh/okezone)
JAKARTA Love and Respect senjataku – Musisi Bondan Prakoso tak bisa berkata-kata saat ditanyai komentarnya mengenai aksi teroris yang terjadi Solo dan Depok.

"Aduh gue sulit berkomentar untuk itu, karena pengetahuan gue terbatas. Tapi teror kejahatan itu tak akan pernah selesai sampai akhir zaman, karena setan ada di mana-mana," ungkap Bondan saat ditemui di Studio RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (10/9/2012).

Bondan yang tergabung dalam grup band Bondan & Fade2Black mengungkapkan, peristiwa sosial di Indonesia, termasuk teror bom menjadi bahan inspirasi lagu-lagunya.

"Sebenarnya lagu gue sebagian besar banyak dari sosial dan keadaan-keadaan di negara kita. Jadi gue enggak banyak menulis tentang lagu cinta, tapi memotivasi. Jadi kalau dibilang terinspirasi dari beberapa kejadian, iya, sering sekali. Cuma gue tidak menyampaikan secara frontal, secara langsung misalnya stop bom gitu. Lagu khusus untuk kejadian ini ada di album ketiga judulnya “SOS”," ungkapnya.

Bagi Bondan dkk, lagu adalah doa. Oleh karena itu, saat menciptakan lagu mereka selalu hati-hati dalam membuat liriknya.

"Sebenarnya sih gue tipikal yang ceplas-ceplos. Bagi gue lagu itu adalah doa, jadi be careful what you wish, kalau kita mau menyampaikan sesuatu, maka sampaikanlah yang baik dengan cara yang baik. Daripada gue gomong Allahu Akbar, tapi gue membunuh orang, merampok atau korupsi. Jadi gue lebih hati-hati," tandasnya.


source : http://music.okezone.com/read/2012/09/10/386/687698/lagu-bondan-fade2black-terinspirasi-teroris
Read More Comment

Bondan Prakoso & Fade 2 Black Dari Wikipedia

Bondan Prakoso & Fade 2 Black merupakan kolaborasi musikal antara Bondan Prakoso (musisi, bassis) dan Fade 2 Black (grup rap beranggotakan Titz, Santoz dan Lezzano).

Biografi
Bondan Prakoso & Fade 2 Black merupakan kolaborasi musikal antara Bondan Prakoso (musisi, bassis) dan Fade 2 Black (grup rap beranggotakan Titz, Santoz dan Lezzano). Pada tahun 2004 Bondan berniat membuat proyek musik yang menggabungkan berbagai jenis musik ke dalam sebuah bentuk musik baru. Dia lalu mengajak Titz, seorang rapper yang merupakan teman satu kampusnya di Universitas Indonesia untuk bergabung. Namun Titz merasa kalau band ini akan semakin kuat jika grupnya, Fade 2 Black, turut bergabung. Akhir tahun 2004 Bondan & Fade 2 Black mulai melangkah ke dapur rekaman. Mereka pun menciptakan beberapa lagu dengan sentuhan Rap, Rock, dan Funk. Bondan Prakoso bertanggung jawab di sisi instrumen, looping dan aransemen, sedangkan Fade 2 Black menggarap lirik lagunya. Proses ini hanya berlangsung 4 bulan, dan pada bulan Agustus 2005 album perdana mereka yang bertajuk “RESPECT” resmi dirilis di bawah naungan Sony BMG Music Indonesia. Album tersebut diwarnai berbagai jenis musik dengan rap sebagai vokal utama, dengan ditimpali suara Bondan yang turut menghiasi beberapa lagu. Dengan album bermaterikan 12 lagu itu, Bondan Prakoso & Fade 2 Black pun menuai beragam prestasi, diantaranya adalah Best Rap Album Production dalam Indonesian Music Award 2006. Album kedua mereka, “UNITY” dirilis pada bulan November 2007. Album yang menjagokan lagu “Keroncong Protol” ini semakin memantapkan posisi Bondan Prakoso & Fade 2 Black sebagai band yang kreatif dan mampu menciptakan sesuatu yang berbeda. Berkat album ini mereka kembali meraih penghargaan Best Rap Album Production dalam Indonesian Music Award 2008.

Tentang Bondan Prakoso
Bondan Prakoso lebih dulu dikenal sebagai penyanyi cilik lewat lagu “Lumba-Lumba” yang populer di era 80-an. Ketika beranjak dewasa dia tetap setia di jalur musik, dengan bass sebagai “senjatanya”.

Fade 2 Black
Tahun 1999 Bondan bergabung dengan Funky Kopral. Bersama band ini, Bondan sempat menelurkan dua album, yaitu Funchopat (1999) dan Funkadhelic Rhythm and Distortion (2000). Namun pada tahun 2003 Bondan memutuskan mundur dari Funky Kopral dan kemudian membentuk Bondan Prakoso & Fade 2 Black. Musisi kelahiran 8 Mei 1984 ini dikenal sebagai bassis yang handal. Bahkan dia sempat tampil dalam acara “Bass Heroes” bersama 11 pemain bass Indonesia lainnya, seperti Thomas “GIGI”, Rindra “Padi”, Bongky “BIP”, dan Adam Sheila on 7. Penampilan mereka juga direkam dalam album kompilasi “Bass Heroes” yang dirilis tahun 2006.

Sejarah

Pada tahun 2004 Bondan berniat membuat proyek musik yang menggabungkan berbagai jenis musik ke dalam sebuah bentuk musik baru. Dia lalu mengajak Titz, seorang rapper yang merupakan teman satu kampusnya di Universitas Indonesia untuk bergabung. Namun Titz merasa kalau band ini akan semakin kuat jika grupnya, Fade 2 Black, turut bergabung.
Akhir tahun 2004 Bondan & Fade 2 Black mulai melangkah ke dapur rekaman. Mereka pun menciptakan beberapa lagu dengan sentuhan Rap, Rock, dan Funk. Bondan Prakoso bertanggung jawab di sisi instrumen, looping dan aransemen, sedangkan Fade 2 Black menggarap lirik lagunya.
Proses ini hanya berlangsung 4 bulan, dan pada bulan Agustus 2005 album perdana mereka yang bertajuk "RESPECT" resmi dirilis di bawah naungan Sony BMG Music Indonesia. Album tersebut diwarnai berbagai jenis musik dengan rap sebagai vokal utama, dengan ditimpali suara Bondan yang turut menghiasi beberapa lagu.
Dengan album bermaterikan 12 lagu itu, Bondan Prakoso & Fade 2 Black pun menuai beragam prestasi, diantaranya adalah Best Rap Album Production dalam Indonesian Music Award 2006.
Album kedua mereka, "UNITY" dirilis pada bulan November 2007. Album yang menjagokan lagu "Keroncong Protol" ini semakin memantapkan posisi Bondan Prakoso & Fade 2 Black sebagai band yang kreatif dan mampu menciptakan sesuatu yang berbeda. Berkat album ini mereka kembali meraih penghargaan Best Rap Album Production dalam Indonesian Music Award 2008.

Album Studio

  • Respect (2005)
  • Unity (2007)
  • For All (2010)
  • Respect & Unity For All (2012)

Pranala luar


 source : http://id.wikipedia.org/wiki/Bondan_Prakoso_%26_Fade_2_Black .
Read More Comment

Bondan & Fade2Black Terinspirasi Teroris

Bondan & Fade2Black (Foto: Maria Cicilia Galuh/okezone)
Bondan & Fade2Black (Foto: Maria Cicilia Galuh/okezone)
JAKARTA Love and Respect senjataku – Musisi Bondan Prakoso tak bisa berkata-kata saat ditanyai komentarnya mengenai aksi teroris yang terjadi Solo dan Depok.

"Aduh gue sulit berkomentar untuk itu, karena pengetahuan gue terbatas. Tapi teror kejahatan itu tak akan pernah selesai sampai akhir zaman, karena setan ada di mana-mana," ungkap Bondan saat ditemui di Studio RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (10/9/2012).

Bondan yang tergabung dalam grup band Bondan & Fade2Black mengungkapkan, peristiwa sosial di Indonesia, termasuk teror bom menjadi bahan inspirasi lagu-lagunya.

"Sebenarnya lagu gue sebagian besar banyak dari sosial dan keadaan-keadaan di negara kita. Jadi gue enggak banyak menulis tentang lagu cinta, tapi memotivasi. Jadi kalau dibilang terinspirasi dari beberapa kejadian, iya, sering sekali. Cuma gue tidak menyampaikan secara frontal, secara langsung misalnya stop bom gitu. Lagu khusus untuk kejadian ini ada di album ketiga judulnya “SOS”," ungkapnya.

Bagi Bondan dkk, lagu adalah doa. Oleh karena itu, saat menciptakan lagu mereka selalu hati-hati dalam membuat liriknya.

"Sebenarnya sih gue tipikal yang ceplas-ceplos. Bagi gue lagu itu adalah doa, jadi be careful what you wish, kalau kita mau menyampaikan sesuatu, maka sampaikanlah yang baik dengan cara yang baik. Daripada gue gomong Allahu Akbar, tapi gue membunuh orang, merampok atau korupsi. Jadi gue lebih hati-hati," tandasnya.

sumber : http://music.okezone.com/read/2012/09/10/386/687698/lagu-bondan-fade2black-terinspirasi-teroris
Read More Comment

Mengenal musisi Jepang yang populer lewat Anime

©MT Mengenal musisi Jepang yang populer lewat Anime | Penggemar anime ada berbagai kalangan baik anak-anak hinga remaja. Demikian pula dengan Theme Song Anime-anime yang paling populer di seluruh dunia seperti Naruto,Bleach, One Piece, Samurai X, dan masih banyak lagi. Bahkan anime tersebut menjadi patokan popularitas dari band atau penyanyi Jepang agar bisa sukses dan go internasional.

Mereka "musisi" beranggapan jika lagunya masuk dalam salah satu anime maka band itu bisa dibilang sukses. Di Indonesia para penggila anime bisa mengenal musisi Jepang juga dari theme song anime yang di bawakan sepeti oleh Beberapa musisi Jepang  berikut ini yang populer lewat anime:
Mengenal musisi Jepang yang populer lewat Anime , music japan - MizTia Respect

  • Ayumi Hamasaki
Dalam serial anime Inuyasha. Lagu yang berjudul Dearest yang di putar saat ending dari anime ini. Dan Lagu dalam veris Film Inuyasha berjudul No More Words.
  • Yui
Seri anime Bleach, dalam opening di soundtrack Bleach yang kelima.
Dan dalam ending Bleach lagu berjudul Life untuk menutup serial yang terkenal di seluruh dunia ini.
  • L Arc en Ciel
    Dalam serial Samurai X berjudul The Fourth Avenue Cafe.
  • Flow
Dalam lagu Go!!! yang menjadi pembuka di anime Naruto. Flow juga mengisi soundtrack untuk  Code Geass, Heroman E.D dan masih banyak lagi.
  • Hiroshi Kitadani
soundtrack anime One Piece dengan lagu berjudul We Are. Selain soundtrack One Piece, Hiroshi juga mengisi anime Daigunder, Kamen Rider Ryuki dan banyak lagi,
  • Akeboshi
lagu Wind milik Akeboshi menjadi penutup serial Naruto.
Naruto Dragon Ball dan One Piece, Mengenal musisi Jepang yang populer lewat Anime - MizTia Respect
  • Asian Kung-Fu Generation
Asian Kung-Fu Generation atau biasa disebut dengan Ajikanmengisi soundtrack di serial Naruto lewat lagu Haruka Kanata.
AKG juga menjadi pengisi soundtrack anime Bleach lewat lagu After Dark. Mereka telah merilis 7 album dan salah satu single terbarunya, Sore De Wa, Mata Ashita dipilih untuk film Naruto The Movie: Road to Ninja.
  • Nobodyknows+
Nobodyknows+ dalam single Hero's Come Back!! pembuka di anime Naruto Shippuden. Selain serial Naruto, Nobodyknows+ juga mengisi soundtrack SD Gundam Force dan berhasil mengenalkan Japs Rap di sluruh dunia.
  • V6
V6 boyband - dengan lagunya Change The World dalam opening anime Inuyasha. Juga pernah menjadi soundtrack untuk serial TV Eyeshield 21
  • Judy and Mary
Anime Samurai X menampilkan aksi Kenshin bersama teman-temannya melawan penjahat.
soundtrack di pembuka film tersebut Judy and Mary band bergenre alternatif yang menyanyikan Sobakasu. ©MizTia - kapanlagi: musisi jepang yang populer lewat anime.
Read More Comment (22)

Bondan Prakoso, Musik yang Mengedukasi

Bondan Prakoso, Musik yang Mengedukasi  


TEMPO Interaktif, Lagu Si Lumba-lumba tenar pada 1987. Pelantunnya adalah Bondan Prakoso, 28 tahun, yang saat itu berusia 5 tahun. Lagu yang diciptakan oleh ayahnya, Sisco Batara, dan Papa T. Bob itu begitu identik dengan Bondan. Juga dengan cepat menorehkan popularitasnya sebagai penyanyi cilik.

Dua puluh tiga tahun berselang, Bondan kembali populer lewat tembang kolaborasinya dengan grup rap Fade 2 Black. Klip video dari single yang berjudul Ya Sudahlah itu kerap diputar di stasiun-stasiun televisi. Penampilan Bondan pun sudah tak lagi seperti penyanyi anak-anak.

Memang, saat memasuki usia pubertas, 13 tahun, Bondan memutuskan berhenti menyanyi. "Pita suara saya membesar," katanya saat ditemui di studio Indosiar, Selasa lalu. Sang ayah menilai karakter suara Bondan sudah tidak cocok menyanyikan lagu anak-anak.

Dua tahun pensiun dari tarik suara, Bondan berkonsentrasi sekolah sambil belajar memegang alat musik. "Saya bermain segala instrumen," katanya. Dia paling klop dengan bas. Bakatnya ini mengental setelah bertemu dengan teman-temannya di SMP Islam Harapan Ibu, Jakarta Selatan.

Bersama lima rekannya itu, Bondan membesut kelompok musik Funky Kopral di usia 15 tahun. Kelompok ini memainkan dan memadukan beragam jenis musik, seperti pop, rock, jazz, hip-hop, dan rap. Beberapa album yang dihasilkan antara lain Funchopat, Funkadelic Rhythm and Distortion, dan Misteri Cinta, yang berkolaborasi dengan Setiawan Djodi.

Sayangnya, kelompok ini kurang solid karena usia personelnya masih remaja. "Beberapa kali ganti personel," ujarnya. Meski kurang padu, Funky Kopral menyabet penghargaan dalam Anugerah Music Indonesia (AMI) Award dua kali sebagai Best Group Alternatif dan Best Rock Collaboration.

Namun ini tak membuat Funky Kopral mudah mendapatkan "label" untuk menjual hasil karyanya. Menurut sarjana Sastra Belanda Universitas Indonesia ini, jenis musik yang idealis tidak mudah diterima pasar. "Ini yang membuat personel kurang solid," katanya. Bondan pun memutuskan mundur setelah enam tahun bergabung. "Fokus kuliah." 

Di kampus, Bondan tetap menekuni musik. Saat mengerjakan proyek musikalisasi puisi dari penyair Belgia, ia bertemu teman kuliahnya, Tito, penyanyi rap. "Saya ngobrol banyak tentang musik dan nyambung," katanya. Dari obrolan itu, Bondan dan Tito mencoba membuat musik. 

"Awalnya iseng," katanya. Lulus kuliah, Bondan dan Tito bersepakat berkolaborasi. Mereka menamakan diri: Bondan Prakoso & Fade2Black. Tito mengajak dua rekannya sesama rapper, Santoz dan Lezzano, yang telah memiliki album indie sejak 1999.

Bondan tertantang berkolaborasi dengan jenis musik rap. "Bisa enggak musik rap berpadu jenis musik lain," katanya. Musik rap, yang identik dengan musik hip-hop dan R&B, diracik dengan musik rock, punk, pop, sampai keroncong. "Terbukti musik rap fleksibel," katanya. 

Kolaborasi Bondan & Fade2Black menghasilkan tiga album, Respect, Unity, dan For All. Dalam album kedua, Bondan memadukan musik rap dengan keroncong. Racikan Bondan menghasilkan lagu Keroncong Protol. Walhasil, album ini diganjar kategori Best Group Rap dalam AMI Award dua tahun lalu. Penghargaan yang sama diterima untuk album pertama pada 2006.

Bondan menilai musiknya memberikan warna baru di belantara musik Indonesia. "Musik saya mengedukasi," ujarnya. Bondan menjamin karya-karyanya jauh dari urusan cinta picisan. Menurut dia, masih banyak tema lain yang belum digarap oleh pekerja musik. "Tema politik, sosial, masih banyak," katanya.

Dalam menciptakan lirik lagu, Bondan lebih tertarik mengangkat tema cinta dalam sudut pandang persahabatan. "Cinta itu luas," katanya. Tema-tema ini terasa kuat dalam lagu di album ketiganya, misalkan Kita Selamanya.

Bondan prihatin dengan perkembangan musik sekarang. "Temanya monoton," katanya. Ia menilai tidak adanya musik untuk anak-anak sebagai bukti tak berkembangnya musik di Indonesia. Akibatnya, anak-anak menyanyikan lagu orang dewasa. "Ini tak terjadi di saat saya kecil."

Dalam membuat lirik, Bondan tak menemui kesulitan. "Inspirasi datang dari mana saja dan kapan saja," ucapnya. Jika ide muncul di sela aktivitasnya, Bondan langsung berhenti. "Saya berhenti sejenak, lalu merekamnya," katanya. 

Bondan bertekad karyanya bersama Fade2Black melebihi karya sebelumnya. Sementara dulu Bondan sukses sebagai penembang, kini ia ingin lebih. "Kalau hanya jadi penyanyi rasanya belum lengkap," ujarnya. Kini di kelompoknya ia berperan sebagai produser dan komposer. "Tanggung jawabnya makin besar." 

Meski masih muda, Bondan memilih mengakhiri masa lajangnya tiga tahun lalu saat berusia 25 tahun. Istrinya, Margaret Caroline, adalah video jockey MTV. "Saya ketemu saat tampil di MTV," katanya. Bondan yakin kariernya bertambah sukses dengan statusnya sebagai suami dan bapak. "Kini saya bertambah fokus," katanya. Ayah Kara Arabel ini menilai hidup berkeluarga lebih baik ketimbang sendirian. 

AKBAR TRI KURNIAWAN




Nama: Bondan Prakoso
Kelahiran: Jakarta, 8 Mei 1982
Orang tua: Sisco Batara dan Lili Yulianingsih
Istri: Margaret Caroline
Anak: Kara Arabel Prakoso
Pendidikan: Sastra Belanda Universitas Indonesia

7 album saat menjadi penyanyi cilik, termasuk Si Lumba-lumba
Funchopat (bersama Funky Kopral, 1999)
Funkadelic Rhythm and Distortion (2000)
Misteri Cinta (2003)
Respect (Bondan Praksoso & Fade2Black, 2005)
Unity (2007)
For All (2010)

Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards 1999 kategori Best Group Alternatif
AMI Awards 2003 kategori Best Rock Collaboration
Rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia, Bass Hero 2006
AMI Awards kategori Best Group Rap 2006 dan 2008



 source : http://www.tempo.co/read/news/2010/12/12/004298311/Bondan-Prakoso-Musik-yang-Mengedukasi
http://www.tempo.co/read/cari
Read More Comment
 
© Copyright 2012 MizTia Respect - All Rights Reserved | Template by Borneo Templates - Kreasi Iseng ♥ MizTia
Best Viewed in Chrome